Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jumlah Penumpang di Terminal Poris Plawad Saat Natal dan Tahun Baru Diprediksi Tak Sebanyak Lebaran

Kompas.com - 12/12/2022, 20:47 WIB
Ellyvon Pranita,
Nursita Sari

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena memprediksi, lonjakan penumpang bus menjelang libur Natal dan tahun baru tidak akan setinggi libur Lebaran.

"Kalaupun terjadi lonjakan (libur Natal dan tahun baru), enggak sampai kayak Lebaran," ujar Alwien saat dijumpai di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Senin (12/12/2022).

Menurut Alwien, lonjakan penumpang yang tidak begitu drastis disebabkan sejumlah hal.

Pertama, karena libur Natal dan tahun baru terbagi menjadi dua, tidak terjadi bersamaan seperti saat libur Lebaran.

Baca juga: Pemudik Natal dan Tahun Baru di Terminal Poris Plawad Diprediksi Melonjak Jumat Pekan Depan

Selain itu, waktu libur panjang anak-anak sekolah juga diprediksi tidak berpengaruh besar terhadap mobilitas masyarakat. Sebab, waktu libur sekolah berbeda dengan cuti bersama akhir tahun.

"Ya percuma anak-anak libur sekolah, kalau orangtuanya masih kerja kan pasti ngikutin jadwal cuti orangtuanya baru mereka bepergian," kata Alwien.

Adapun jumlah pengguna bus di Terminal Poris Plawad pada hari biasa berkisar antara 500-700 orang.

Jika pun ada kenaikan jumlah penumpang, kata dia, paling banyak berkisar 1.000 penumpang per hari.

Baca juga: 2 Pekan Jelang Natal dan Tahun Baru, Belum Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Poris Plawad

Hal ini jauh berbeda dibandingkan dengan lonjakan penumpang bus saat libur Lebaran yang bisa mencapai sekitar 5.000-8.000 penumpang per hari pada 2018-2019.

Kendati demikian, Alwien menyebutkan bahwa pengelola Terminal Poris Plawad telah menyiapkan berbagai antisipasi jika lonjakan penumpang terjadi.

"Makanya antisipasi kami setiap mau Natal dan tahun baru, kami sudah menghitung kapasitas penumpang, bus per hari berapa, antisipasi sudah ada," sebut dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Warga Sempat Cium Bau Bensin Sebelum Kebakaran di Jalan Semeru Raya Jakbar

Warga Sempat Cium Bau Bensin Sebelum Kebakaran di Jalan Semeru Raya Jakbar

Megapolitan
Sistem Imigrasi 'Down' di Bandara Soekarno-Hatta akibat Gangguan pada Pusat Data Nasional

Sistem Imigrasi "Down" di Bandara Soekarno-Hatta akibat Gangguan pada Pusat Data Nasional

Megapolitan
Diduga Ingin Bunuh Diri, Seorang Pria Nekat Panjat Pagar Jembatan di Bogor

Diduga Ingin Bunuh Diri, Seorang Pria Nekat Panjat Pagar Jembatan di Bogor

Megapolitan
 Dua Pekan Buron, Polisi Ultimatum Pria Penganiaya Pacar di Pondok Aren Serahkan Diri

Dua Pekan Buron, Polisi Ultimatum Pria Penganiaya Pacar di Pondok Aren Serahkan Diri

Megapolitan
Tak Berpenghuni, Rumah Subsidi Proyek Jokowi di Cikarang Jadi Tempat Mesum

Tak Berpenghuni, Rumah Subsidi Proyek Jokowi di Cikarang Jadi Tempat Mesum

Megapolitan
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Ajukan Gugatan ke Bawaslu Usai Tak Lolos Verifikasi Cagub Independen

Dharma Pongrekun-Kun Wardana Ajukan Gugatan ke Bawaslu Usai Tak Lolos Verifikasi Cagub Independen

Megapolitan
JPO di Jalan Semeru Raya Jakbar Rusak akibat Kebakaran

JPO di Jalan Semeru Raya Jakbar Rusak akibat Kebakaran

Megapolitan
Maling Leluasa Jarah Isi Rumah Subsidi Proyek Jokowi di Cikarang, Ambil Kloset hingga Meteran Listrik

Maling Leluasa Jarah Isi Rumah Subsidi Proyek Jokowi di Cikarang, Ambil Kloset hingga Meteran Listrik

Megapolitan
6 Event Liburan Sekolah di Mal Jakarta

6 Event Liburan Sekolah di Mal Jakarta

Megapolitan
Polres Jaktim Temukan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Polres Jaktim Temukan Mobil Bos Rental yang Tewas di Pati

Megapolitan
Geng Motor yang Bawa Airsoft Gun di Kemayoran Sempat Diteriaki Maling

Geng Motor yang Bawa Airsoft Gun di Kemayoran Sempat Diteriaki Maling

Megapolitan
Ketika Penjarah Aset Rusunawa Marunda Tak Dilaporkan ke Polisi karena Kasihan...

Ketika Penjarah Aset Rusunawa Marunda Tak Dilaporkan ke Polisi karena Kasihan...

Megapolitan
Keluhan Warga Perumahan Subsidi Jokowi: Dindingnya Keropos, Atap Bocor, dan Pintu Retak

Keluhan Warga Perumahan Subsidi Jokowi: Dindingnya Keropos, Atap Bocor, dan Pintu Retak

Megapolitan
9 Rumah Hangus akibat Kebakaran di Jalan Semeru Raya Jakbar

9 Rumah Hangus akibat Kebakaran di Jalan Semeru Raya Jakbar

Megapolitan
Pemprov DKI Kerahkan Ribuan Petugas Cegah Jambret di Jakarta Internasional Marathon 2024

Pemprov DKI Kerahkan Ribuan Petugas Cegah Jambret di Jakarta Internasional Marathon 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com