Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Heru Budi Ajak Masyarakat untuk Cegah Banjir Bersama-sama

Kompas.com - 05/12/2023, 23:54 WIB
Abdul Haris Maulana

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak bisa menangani masalah banjir sendirian.

Heru menilai, perlu ada kerja sama dengan masyarakat untuk mencegah banjir di Ibu Kota, di antaranya tidak membuang sampah sembarangan di saluran air, sungai, maupun waduk.

“Sungai atau saluran air, bahkan waduk, sudah kita keruk sampahnya. Tetapi, kalau masih ada yang buang sampah sembarangan, ya masih banyak sampahnya," ungkap Heru di Rumah Pompa Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (5/12/2023).

Baca juga: Antisipasi Banjir, Dinas Bina Marga DKI Sebar Petugas untuk Bersihkan Tali Air yang Tersumbat

"Karena itu, saya imbau, masyarakat jangan buang sampah sembarangan untuk mengatasi banjir bersama-sama,” sambungnya.

Adapun Heru Budi baru saja meninjau Rumah Pompa Waduk Pluit, Jakarta Utara, pada Selasa sore.

Peninjauan itu dilakukan untuk mengecek kesiapan rumah pompa dalam menghadapi musim hujan.

“Saya bersama Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan para Wali Kota mengecek kepastian kesiapan pompa-pompa air di sini untuk mengatasi dampak musim hujan di wilayah Jakarta. Salah satunya, yang kita tinjau hari ini di Rumah Pompa Waduk Pluit,” kata Heru.

Heru menjelaskan, beberapa pompa air dan pipa serta trafo listrik di Rumah Pompa Waduk Pluit sudah diperbaiki.

Dengan begitu, rumah pompa dapat berfungsi dengan baik untuk mengalirkan air ke Waduk Pluit apabila hujan deras terjadi.

Baca juga: Antisipasi Banjir Jakarta, TNI Modifikasi Perahu Karet hingga Dapur Lapangan

“Tadi Kepala Dinas SDA menyampaikan ada beberapa yang sudah diganti, pompa air maupun pipanya, juga trafo listriknya. Sehingga, rumah pompa Waduk Pluit ini sudah siaga dan dapat dihidupkan pompa-pompanya sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) Siaga Banjir,” ujar Heru.

Dalam kesempatan tersebut, Heru berpesan kepada petugas Rumah Pompa Waduk Pluit yang berjumlah sekitar 20 personel agar dapat merawat seluruh peralatan dan infrastruktur di rumah pompa dengan baik.

Sehingga, pada saat pompa air dibutuhkan, mesin pompa dapat beroperasi secara optimal.

“Untuk teman-teman yang menangani rumah pompa Waduk Pluit dari Dinas SDA, ada 15 hingga 20 orang, saya titip rumah pompa ini. Supaya suatu saat dibutuhkan, mesin-mesin pompa ini dapat dihidupkan sesuai dengan waktu SOP yang tepat," pesan Heru.

Lebih lanjut, Heru menerangkan bahwa memasuki musim hujan ini, kawasan Waduk Pluit terpantau aman dari banjir.

Pompa-pompa air sempat dihidupkan, tetapi dalam kondisi normal.

Baca juga: Kunjungi Waduk Pluit, Heru Budi Cek Kesiapan Rumah Pompa Antisipasi Banjir

“Aman. Mesin pompa kemarin dihidupkan dalam posisi yang normal. Tapi, yang di lokasi ini (Rumah Pompa Waduk Pluit) belum dihidupkan,” pungkas Heru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KPU Jakut Pastikan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg untuk 233 TPS di Cilincing Transparan

KPU Jakut Pastikan Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg untuk 233 TPS di Cilincing Transparan

Megapolitan
Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Tiba Jemaah Haji Kota Bogor

Pulang ke Tanah Air, Berikut Jadwal Tiba Jemaah Haji Kota Bogor

Megapolitan
Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Panitia Konser Lentera Festival Tak Berani Muncul Hadapi Penonton Saat Gagal Bayar Bintang Tamu

Megapolitan
PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

PPDB SD dan SMP di Kota Bogor Masih Berproses, Pemkot Pastikan Berjalan Sesuai Aturan

Megapolitan
Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Nasib Gedung SDN Pondok Cina 1 Belum Dipastikan, Wali Kota: Bisa untuk Taman, Macam-macam...

Megapolitan
Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Penjambret Beraksi di Dekat Mapolsek Kelapa Gading, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit Dipastikan Hanya Seorang, Bukan Dua

Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit Dipastikan Hanya Seorang, Bukan Dua

Megapolitan
Pembangunan Masjid di Lahan SDN Pondok Cina 1 Batal, Idris: Ridwan Kamil Sudah Enggak Menjabat

Pembangunan Masjid di Lahan SDN Pondok Cina 1 Batal, Idris: Ridwan Kamil Sudah Enggak Menjabat

Megapolitan
Jemaah Haji Asal Bogor yang Meninggal di Mekah Sempat Dirawat di RS Mina

Jemaah Haji Asal Bogor yang Meninggal di Mekah Sempat Dirawat di RS Mina

Megapolitan
Menerka Jalan Politik Ahok, Bertarung Lagi di Pilkada Jakarta atau Tak Jadi Apa-apa

Menerka Jalan Politik Ahok, Bertarung Lagi di Pilkada Jakarta atau Tak Jadi Apa-apa

Megapolitan
Diduga Dehidrasi, Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal Dunia di Mekah

Diduga Dehidrasi, Jemaah Haji Asal Bogor Meninggal Dunia di Mekah

Megapolitan
KPU Jakarta Lantik 29.315 Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Hari Ini

KPU Jakarta Lantik 29.315 Petugas Pantarlih Pilkada 2024 Hari Ini

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jakarta 24 Juni 2024

Megapolitan
KPU Jakarta Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg DPRD di 233 TPS di Cilincing

KPU Jakarta Rekapitulasi Ulang Hasil Pileg DPRD di 233 TPS di Cilincing

Megapolitan
Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Penonton Bakar Panggung Konser Lentera Festival, Polisi Minta Pertanggungjawaban Panitia

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com