Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Dugaan Penyebab Lift Jatuh di SCBD

Kompas.com - 26/09/2014, 17:38 WIB
Christina Andhika Setyanti

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Kecelakaan kerja terjadi di tower Alila, Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2014). Kecelakaan ini disebabkan oleh lepasnya bandul lift bangunan dari lantai 23. 
 
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Indra Fadillah Siregar, mengatakan kemungkinan penyebab jatuhnya bandul adalah karena terpaan angin kencang di ketinggian tersebut.

Namun sampai saat ini, penyebab lepasnya bandul masih diselidiki polisi.   "Bandul lift yang lepas menyebabkan lift bersama dua orang korban jatuh ke tanah di lantai dasar," kata Indra Fadillah Siregar, Jumat petang. [Baca: Lift Jatuh di SCBD, Polisi Sebut Pihak Proyek Lapor 1 Jam Setelah Kejadian]

Bangunan proyek ini sebenarnya memiliki ketinggian 22 lantai. Namun, korban terjatuh sekitar 100 meter di atas lantai 22 yang setara dengan lantai 23.   
Bandul lift yang terlepas ini mengenai sisi samping gedung tetangganya, Equity Tower yang berjarak 15 meter. Sedangkan liftnya sendiri jatuh tepat di depan proyek gedung Alila. "Kami masih melihat sudut jatuhnya bantul dengan memerhatikan jarak antara gedung," ujarnya. 

 
Kecelakaan ini menyebabkan dua pekerja tewas. Mereka adalah Reki Anuri (24) warga Kotabumi Selatan, Lampung, dan juga Sudadi (48), warga Dusun Kedung Kendil, Bandung. Selain korban tewas, kecelakaan ini juga menyebabkan satu orang terluka, Juanedi.
 
 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

Megapolitan
Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Direhabilitasi sedangkan Yogi Gamblez Ditahan, Ini Alasan Polisi

Epy Kusnandar Direhabilitasi sedangkan Yogi Gamblez Ditahan, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Sidang Konflik Lahan, Hakim Periksa Langsung Objek Perkara di Hotel Sultan

Sidang Konflik Lahan, Hakim Periksa Langsung Objek Perkara di Hotel Sultan

Megapolitan
Dishub DKI Imbau Pengelola Minimarket Ajukan Izin Perparkiran

Dishub DKI Imbau Pengelola Minimarket Ajukan Izin Perparkiran

Megapolitan
Polres Bogor Buat Aplikasi 'SKCK Goes To School' untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Polres Bogor Buat Aplikasi "SKCK Goes To School" untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Megapolitan
Depresi, Epy Kusnandar Tak Dihadirkan dalam Konferensi Pers Kasus Narkobanya

Depresi, Epy Kusnandar Tak Dihadirkan dalam Konferensi Pers Kasus Narkobanya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com