Investor Minta Sandiaga Tak Politisasi Reklamasi Teluk Jakarta - Kompas.com

Investor Minta Sandiaga Tak Politisasi Reklamasi Teluk Jakarta

Kompas.com - 19/03/2017, 15:54 WIB
KOMPAS.com/KAHFI DIRGA CAHYA Investor meminta kepastian dari calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiga Uno, soal reklamasi Teluk Jakarta. Permintaan itu disampaikan saat pertemuan antara Sandiaga dengan warga Pantai Indah Kapuk di Restoran Jemahdi, Jakarta Utara, Minggu (19/3/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Oscar, seorang investor pada reklamasi Teluk Jakarta, meminta calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, tidak memanfaatkan isu reklamasi untuk kepentingan politik.

"Saya minta agar reklamasi ini tidak dipolitisasi dalam pilkada, karena yang dikorbankan adalah pengusaha," kata Oscar, saat bertemu Sandiaga di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Minggu (19/3/2017).

(baca: Saat Sandiaga "Ditodong" untuk Investasi di Pulau Reklamasi)

Menanggapi hal itu, Sandiaga sepakat bahwa persoalan reklamasi Teluk Jakarta tak boleh dipolitisasi. Dia ingin mengedepankan solusi berkeadilan bagi semua pihak, baik masyarakat, investor, pengembang dan pemerintah.

"Kasih waktu, kami selesaikan aspek hukumnya dan lainnya, dan poin penting percaya, kalau mandatnya kepada Pak Anies Baswedan jadi gubernur, posisi dia (terkait reklamasi) seperti apa," ucap Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, Anies memiliki keahlian mencari solusi terbaik terkait permasalahan pelik seperti reklamasi.

"Mudah-mudahan, kalau kita sama-sama memiliki keinginan untuk duduk, rembuk, ahlinya untuk rembuk Mas Anies. Dia banyak inovasi cari solusi untuk masalah pelik," kata Sandiaga.

Kompas TV Anies Berdebat dengan Ahok Soal Reklamasi


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

M Taufik: Jadi Gubernur Pasti Banyak yang Laporin, Apalagi Banyak Belum Move On

Megapolitan
Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Maklumat Kapolda Kalbar: Pelaku Pembakaran Lahan Didenda Rp 10 Miliar

Regional
Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Terlibat Perselingkuhan, Wakil PM Australia Mengundurkan Diri

Internasional
Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Simpatisan Partai Republikan Dukung Penyebaran Senjata Api di AS

Internasional
Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Perjalanan Daging Anjing di Medan, dari Pasar sampai Piring Makan (3)

Regional
Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Hendak Menanduk Pemilik Mobil, Kambing Malah Tersangkut di Kemudi

Internasional
Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Polisi Akan Panggil Elvy Sukaesih Terkait Kasus Narkoba Dhawiya

Megapolitan
ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

ITB dan MIT Bekerja Sama dalam Penelitian Baterai Mobil Listrik Nasional

Regional
Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Kabareskrim: Indonesia Darurat Akal Sehat

Nasional
Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Berstatus Tahanan KPK, Calon Gubernur Lampung Masih Berkampanye

Nasional
Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Dishub Kota Bekasi Harap Pemilahan Ganjil Genap Dilakukan di Area Jalan Tol

Megapolitan
Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Lecehkan Puluhan Siswanya, Guru SD di Surabaya Dilaporkan ke Polisi

Regional
Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Polisi Tangkap Penyebar Berita Hoaks soal Ustaz di Tambun Utara

Megapolitan
YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

YLBHI Duga Ada yang Hendak Ambil Untung dari Isu Penyerangan Pemuka Agama

Nasional
Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Akan Pelajari Aturan Baliho pada Masa Kampanye

Megapolitan

Close Ads X