Kalau Gratis, Djarot Usul Pengunjung Ancol Harus Bawa Kantong Plastik untuk Sampah - Kompas.com

Kalau Gratis, Djarot Usul Pengunjung Ancol Harus Bawa Kantong Plastik untuk Sampah

Jessi Carina
Kompas.com - 26/09/2017, 11:31 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengkhawatirkan masalah kebersihan jika akses pantai ke Ancol dibuat gratis. Masyarakat yang datang ke Ancol akan semakin banyak dan membuang banyak sampah.

"Ini perlu diperhatikan masalah kebersihannya. Bisa saja ada aturan, saya minta untuk dikaji, setiap rombongan harus membawa kantong plastik atau kantong kertas," kata Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (26/9/2017).

Kantong plastik tersebut akan menjadi tempat menaruh sampah-sampah yang dibawa pengunjung. Djarot mengingatkan pengunjung Ancol harus ikut menjaga kebersihan pantai. Dia tidak ingin pengunjung bersikap sembarangan karena akses masuknya gratis.

Baca: Djarot Sebut Jika Masuk Pantai Ancol Gratis, Tarif Parkirnya Tidak Flat

"Jangan sampai begitu dibebasin, itu ramai, sampahnya juga bertebaran," kata Djarot.

Saat ini, PT Pembangunan Jaya Ancol sedang mengkaji wacana menggratiskan akses pantai. Djarot juga meminta PT Pembangunan Jaya Ancol untuk mengkaji tarif parkir jika akses pantai dibuat gratis. Hal ini untuk mengatur jumlah kendaraan yang diparkir di area Ancol.

"Ini dalam rangka mengendalikan jumlah kendaraan yang parkir di dalam sehingga tidak bisa lagi tarifnya flat. Tapi biaya per orang sudah tidak ada, artinya gratis," kata Djarot.

PenulisJessi Carina
EditorDian Maharani
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM