Anies Tak Mau "Suudzon" dengan Pejabat yang Diangkat Ahok-Djarot - Kompas.com

Anies Tak Mau "Suudzon" dengan Pejabat yang Diangkat Ahok-Djarot

Jessi Carina
Kompas.com - 27/10/2017, 16:16 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno usai makan siang bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (26/10/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno usai makan siang bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditanya apakah ingin mengganti pejabat DKI yang diangkat pada era Ahok-Djarot. Terkait itu, Anies menegaskan, loyalitas PNS tidak ditentukan oleh siapa yang menjadi kepala daerah sekarang.

"PNS itu memiliki loyalitas pada atasan, siapapun atasnya, jadi jangan suudzon," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/10/2017).

Jika akan merombak pejabat, kata Anies, dia akan melakukannya dengan memperhitungkan indikator kerja. Anies tidak ingin mengganti pejabat atas pertimbangan yang subjektif.

Baca juga : Sandiaga Kaget Djarot Ingin Kembali Mutasi PNS DKI

"Jadi bukan like and dislike, ukurannya kinerja, targetnya apa, yang tercapai apa," kata Anies.

Anies belum bisa merombak pejabat DKI pada bulan ini. Dia baru bisa melakukan perombakan setelah 6 bulan menjabat sebagai gubernur.

Baca juga : Djarot: Apa Ini Mutasi PNS DKI yang Terakhir? Tidak...

Namun, bila terdesak, Anies harus meminta izin kepada Kementerian Dalam Negeri terlebih dahulu untuk melakukan perombakan itu.

Kompas TV Anies juga menjelaskan akan mencari solusi bagi semua pemegang kepentingan di kawasan tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisJessi Carina
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM