Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kekecewaan Virly Virginia Usai Jadi Tersangka Pemeran Film Porno, padahal Merasa Jadi Korban

Kompas.com - 09/01/2024, 07:56 WIB
Abdul Haris Maulana

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu pemeran rumah produksi film porno Kelas Bintang Virly Virginia mengaku kecewa usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Pengakuan itu disampaikan Virly kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (8/1/2024).

“Pasti kecewa dengan penetapan tersangka,” ungkap Virly di halaman Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Baca juga: Virly Virginia Mengaku Kaget dan Kecewa Ditetapkan Menjadi Tersangka Pemeran Film Porno

Tak hanya kecewa, Virly juga dibuat terkejut dengan penetapan status tersangka kepadanya.

Menurut Virly, dirinya merasa sebagai korban dalam kasus produksi film porno.

“Kaget banget jelas. Tapi mau gimana lagi, ya udah aja gitu. Saya ikuti prosesnya,” tutur dia.

Meski begitu, Virly menyampaikan bahwa ia menyerahkan kasus yang menimpanya ke pihak berwajib.

Ajukan penangguhan penahanan

Usai diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai tersangka, Virly mengajukan penangguhan penahanan

Baca juga: Tersangka Pemeran Film Porno di Jaksel Ajukan Penangguhan Penahanan

Pengajuan penangguhan penahanan, lanjut Virly, juga telah disetujui dan dirinya kini diwajibkan untuk wajib lapor.

“Diwajibkan lapor saja, setiap senin dan kamis,” imbuh dia.

Merasa jadi korban karena dibohongi

Sebelumnya, Virly merasa menjadi korban karena teperdaya oleh Irwansyah yang menjadi produser dan sutradara film dewasa produksi Kelas Bintang.

"Saya merasa dibohongi," kata Virly Virginia di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (22/9/2023).

Virly mengaku diajak Irwansyah untuk bermain film pada tahun 2022.

Baca juga: Pemeran Film Dewasa Mengaku Korban, Polisi: Hak Saksi Bilang Apa Pun...

"Sebagai pemain, saya ikuti maunya dia (Irwansyah) saja," ucap Virly.

Namun, Virly mulai curiga saat ia diminta berbusana minim sampai melakoni adegan berhubungan seksual.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Remaja yang Tusuk Seorang Ibu di Bogor Ditahan Selama 7 Hari

Remaja yang Tusuk Seorang Ibu di Bogor Ditahan Selama 7 Hari

Megapolitan
Dubes Palestina: Gaza Utara Hancur Total, Rafah Dikendalikan Israel

Dubes Palestina: Gaza Utara Hancur Total, Rafah Dikendalikan Israel

Megapolitan
Warga Luar Jadi Biang Kerok Menumpuknya Sampah di TPS Dekat Lokbin Pasar Minggu

Warga Luar Jadi Biang Kerok Menumpuknya Sampah di TPS Dekat Lokbin Pasar Minggu

Megapolitan
Remaja yang Tusuk Seorang Ibu di Bogor Kini Berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum

Remaja yang Tusuk Seorang Ibu di Bogor Kini Berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Bajaj, Diduga Sakit

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Bajaj, Diduga Sakit

Megapolitan
PKS-Golkar-Nasdem Masih Terbuka ke Parpol Lain untuk Berkoalisi di Pilkada Depok 2024

PKS-Golkar-Nasdem Masih Terbuka ke Parpol Lain untuk Berkoalisi di Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Dukung Penertiban Jukir Liar, Pegawai Minimarket: Kadang Mereka Suka Resek!

Dukung Penertiban Jukir Liar, Pegawai Minimarket: Kadang Mereka Suka Resek!

Megapolitan
Diduga Mengantuk, Sopir Angkot di Bogor Tabrak Pengendara Sepeda Motor hingga Tewas

Diduga Mengantuk, Sopir Angkot di Bogor Tabrak Pengendara Sepeda Motor hingga Tewas

Megapolitan
Pengendara Motor Tewas Usai Ditabrak Angkot di Bogor

Pengendara Motor Tewas Usai Ditabrak Angkot di Bogor

Megapolitan
Soal Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota, Ahok : Harusnya Tidak Ada Pengangguran

Soal Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota, Ahok : Harusnya Tidak Ada Pengangguran

Megapolitan
Keterlibatan 3 Tersangka Baru Kasus Tewasnya Taruna STIP, dari Panggil Korban sampai 'Kompori' Tegar untuk Memukul

Keterlibatan 3 Tersangka Baru Kasus Tewasnya Taruna STIP, dari Panggil Korban sampai "Kompori" Tegar untuk Memukul

Megapolitan
Puncak Kasus DBD Terjadi April 2024, 57 Pasien Dirawat di RSUD Tamansari

Puncak Kasus DBD Terjadi April 2024, 57 Pasien Dirawat di RSUD Tamansari

Megapolitan
Ahok : Buat Tinggal di Jakarta, Gaji Ideal Warga Rp 5 Juta

Ahok : Buat Tinggal di Jakarta, Gaji Ideal Warga Rp 5 Juta

Megapolitan
Ahok: Saya Mendorong Siapa Pun yang Jadi Gubernur Jakarta Harus Serahkan Nomor HP Pribadi ke Warga

Ahok: Saya Mendorong Siapa Pun yang Jadi Gubernur Jakarta Harus Serahkan Nomor HP Pribadi ke Warga

Megapolitan
Susul PKS dan Golkar, Partai Nasdem Gabung Koalisi Usung Imam-Ririn di Pilkada Depok 2024

Susul PKS dan Golkar, Partai Nasdem Gabung Koalisi Usung Imam-Ririn di Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com