Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Positivity Rate Covid-19 di Depok Dilaporkan Lebih dari 30 Persen

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, mengonfirmasi soal tingkat kepositifan/positivity rate itu.

"Kami meminta report mingguan, rata-rata 30-an persen dari 500 (sampel yang dites) per hari (di Labkesda Kota Depok). Rata-rata mingguan, saat ini masih di angka 30 persen (positivity rate Covid-19)," jelas Dadang kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Kapasitas pemeriksaan 500 sampel di Labkesda, sebut Dadang, merupakan kemampuan maksimal laboratorium tersebut.

Namun, di luar Labkesda, pemeriksaan swab PCR warga Depok juga dilakukan di tempat lain seperti rumah sakit yang memiliki laboratorium PCR dan BTKLPP Kementerian Kesehatan.

Sehingga, jumlah tes PCR harian di Depok diperkirakan lebih dari 500 orang.

"Tes kita sekarang masif. Ketika ada kasus positif, kita lakukan tracing kepada kontak erat, yang kontak erat itu kita tes," ujar Dadang.

"Itu yang terus kita lakukan, makanya kasus akan terus bertambah karena kita tesnya juga di seluruh puskesmas. Saat ini, kalau untuk di lingkup Dinas Kesehatan, 38 puskesmas melakukan tes terutama untuk kontak erat," ia menjelaskan.

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok tidak membuka realisasi jumlah tes PCR harian yang dilakukan, seperti halnya Jakarta, sehingga publik tak dapat menghitung sendiri positivity rate.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com, sepekan terakhir (11-17 Januari 2021) jadi puncak temuan kasus baru Covid-19 di Depok, dengan total 2.195 kasus baru sepekan (rata-rata 313,5 kasus baru per hari).

Pada kurun 4-10 Januari 2021, temuan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.624 (rata-rata 232 kasus baru per hari).

Mundur lagi, pada periode 28 Desember 2020-3 Januari 2021, temuan kasus baru Covid-19 sejumlah 1.717 (rata-rata 245,3 kasus baru per hari).

Adapun sebagai perbandingan, positivity rate mingguan di Jakarta saat ini berkisar di angka 18-19 persen, sementara nasional sekitar 27-28 persen.

Namun, jika dibedah secara harian, beberapa kali positivity rate Jakarta mencapai lebih dari 20 persen, dan positivity rate nasional tembus 30-an persen.

"Saat ini (kasus Covid-19 di Depok) didominasi masih dalam klaster keluarga. Jadi kalau kita lihat, rantainya itu keluarga-tempat kerja-komunitas," tutup Dadang.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/01/18/13335421/positivity-rate-covid-19-di-depok-dilaporkan-lebih-dari-30-persen

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasokan Melimpah, Harga Cabai Mulai Turun dan Harga Sayur Stabil di Tangsel

Pasokan Melimpah, Harga Cabai Mulai Turun dan Harga Sayur Stabil di Tangsel

Megapolitan
BERITA FOTO: Kendalikan Peredaran Sabu, Irjen Teddy Minahasa Dituntut Hukuman Mati

BERITA FOTO: Kendalikan Peredaran Sabu, Irjen Teddy Minahasa Dituntut Hukuman Mati

Megapolitan
Bercerita Nyamannya Transportasi Umum di Jerman, Claudia Santoso Harap Jakarta Makin Berbenah

Bercerita Nyamannya Transportasi Umum di Jerman, Claudia Santoso Harap Jakarta Makin Berbenah

Megapolitan
Mau Daftar Mudik Gratis Polda Metro Jaya? Datangi 24 Tempat Ini

Mau Daftar Mudik Gratis Polda Metro Jaya? Datangi 24 Tempat Ini

Megapolitan
Datangi Petugas yang Tutup U-turn di Jalan Antasari, Warga: Buka Pembatas Jalannya

Datangi Petugas yang Tutup U-turn di Jalan Antasari, Warga: Buka Pembatas Jalannya

Megapolitan
Hal yang Beratkan Tuntutan Hukuman Mati Teddy Minahasa: Nikmati Keuntungan Jual Beli Sabu hingga Tak Akui Kesalahan

Hal yang Beratkan Tuntutan Hukuman Mati Teddy Minahasa: Nikmati Keuntungan Jual Beli Sabu hingga Tak Akui Kesalahan

Megapolitan
Masa Penahanan Terbatas, PN Jakarta Selatan Gelar Sidang AG Setiap Hari

Masa Penahanan Terbatas, PN Jakarta Selatan Gelar Sidang AG Setiap Hari

Megapolitan
Cara Daftar Mudik Gratis Polda Metro Jaya, Ada Kuota untuk 20.000 Orang

Cara Daftar Mudik Gratis Polda Metro Jaya, Ada Kuota untuk 20.000 Orang

Megapolitan
Toko 'Online' Lorient_second Bantah Istri Sekda Riau Beli Tas KW di Sana

Toko "Online" Lorient_second Bantah Istri Sekda Riau Beli Tas KW di Sana

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 30 Maret 2023

Jadwal Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Kamis 30 Maret 2023

Megapolitan
Irjen Teddy Minahasa Dituntut Hukuman Mati dalam Kasus Peredaran Sabu

Irjen Teddy Minahasa Dituntut Hukuman Mati dalam Kasus Peredaran Sabu

Megapolitan
Dipepet lalu Dituduh Keroyok Orang, Perempuan Ini Jadi Korban Perampasan Motor di Bekasi

Dipepet lalu Dituduh Keroyok Orang, Perempuan Ini Jadi Korban Perampasan Motor di Bekasi

Megapolitan
Jembatan di Marunda Ambles Usai Dilintasi Truk Tronton, Perusahaan Truk Sepakat Tanggung Jawab

Jembatan di Marunda Ambles Usai Dilintasi Truk Tronton, Perusahaan Truk Sepakat Tanggung Jawab

Megapolitan
Kebahagiaan Pariyono 27 Tahun Jadi Marbut, Merasa Tenang Beribadah dan Banyak Teman Baru

Kebahagiaan Pariyono 27 Tahun Jadi Marbut, Merasa Tenang Beribadah dan Banyak Teman Baru

Megapolitan
Ditinggal Shalat Tarawih, Rumah Warga di Sawangan Depok Dibobol Maling

Ditinggal Shalat Tarawih, Rumah Warga di Sawangan Depok Dibobol Maling

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke