Jokowi Klaim Berhasil Pindahkan 300 PKL ke Blok G

Kompas.com - 29/07/2013, 14:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah) TRIBUNNEWS/HERUDINGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (tengah)
|
EditorAna Shofiana Syatiri


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengklaim sudah dapat memindahkan sebanyak 300 pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang ke Pasar Blok G Tanah Abang. Jumlah itu, kata dia, sudah setengah dari jumlah PKL yang ada.

"Saya sudah ngomong bolak balik dan rampung sesudah Lebaran. Saat ini sudah 300-an PKL yang sudah mendaftar ke Blok G Tanah Abang," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (29/7/2013).

Jokowi melanjutkan bahwa pihaknya telah menghitung secara detail kapasitas yang tersedia di Blok G. Dari hasil kajiannya itu, Blok G Tanah Abang, kata dia, cukup untuk memasukkan PKL yang berada di luar ke dalam pasar.

Pasar Blok G Tanah Abang terdiri dari 1.100 kios, dan PKL Tanah Abang berjumlah sekitar 500-700-an pedagang. Bahkan, orang nomor satu di Ibu Kota itu pun mengatakan bahwa saat ini pihaknya tak menemukan permasalahan dalam melakukan penertiban, baik dari pedagang maupun preman.

Hanya saja, Jokowi tetap melakukan tindakan tegas bagi mereka yang melawan. Dan bukan berarti pula dirinya akan melakukan penangkapan atau memidanakan PKL seperti apa yang diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

"Ditangkapnya karena apa? Yang paling penting begini, kalau bisa baik-baik, ya kita baik-baik. Kalau enggak baik, ya kita juga enggak baik. Selama ini masih baik-baik saja, kok," kata Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

RSD Wisma Atlet Rawat 3.339 Pasien Covid-19, Mayoritas Orang Bergejala

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkot Tangsel Tambah Kerja Sama RS Swasta

Megapolitan
Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Kebakaran Terjadi di SPBU MT Haryono Pancoran

Megapolitan
Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Kegiatan Anies Sepekan Terakhir, Bertemu Kapolda Metro Jaya hingga Hadiri Acara di Hotel Borobudur

Megapolitan
Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Penembakan Mahasiswa Halu Oleo, Vonis Brigadir AM Dijadwal Hari Ini

Megapolitan
Jasad Pria Ditemuka di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Jasad Pria Ditemuka di Dekat Rel, Diduga Korban Tertabrak Kereta

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Positif Covid-19, Anies Minta Doa Masyarakat Jakarta

Megapolitan
Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Roda Pemerintahan di Jakarta?

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Sejumlah Wilayah di Jaksel Padam Listrik, Lampu Merah Pertigaan Kalibata Tidak Berfungsi

Megapolitan
Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Positif Covid-19, Anies Mengaku Tanpa Gejala

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Terpapar Covid-19, Anies Tetap Akan Pimpin Rapat Virtual

Megapolitan
Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Anies dan Riza Positif Covid-19, Kantor Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Ditutup

Megapolitan
Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Jumlah RW Zona Merah Covid-19 di Jakarta Bertambah, Kini Jadi 21

Megapolitan
Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Kronologi Anies Tertular Covid-19 dari Wagub DKI

Megapolitan
Terpapar Covid-19, Anies Isolasi Mandiri di Rumah Dinas Gubernur

Terpapar Covid-19, Anies Isolasi Mandiri di Rumah Dinas Gubernur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X