Pemudik Diimbau Hindari Serang-Cibarusah

Kompas.com - 03/08/2013, 11:53 WIB
Simpang Jomin di Karawang, Jawa Barat, Rabu (24/7/2013). Simpang Jomin merupakan daerah rawan macet pada setiap arus mudik, karena merupakan titik bertemunya kendaraan dari arah Cikopo dan Kaliurip. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNASimpang Jomin di Karawang, Jawa Barat, Rabu (24/7/2013). Simpang Jomin merupakan daerah rawan macet pada setiap arus mudik, karena merupakan titik bertemunya kendaraan dari arah Cikopo dan Kaliurip.
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Bina Marga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengimbau pemudik untuk menghindari Jalan Serang-Cibarusah karena di lokasi tersebut ada proyek saluran air yang belum rampung. Proyek itu diperkirakan baru selesai setelah Lebaran.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Bekasi, Jamaludin, jalur Serang-Cibarusah tak sepadat jalur mudik di Jalan Rengas Bandung. Meski begitu, pekerjaan jalan itu dinilainya berpotensi menimbulkan kemacetan.

Ia pun menyarankan pemudik menuju Pantura melalui jalan tol Jakarta-cikampek, Jalan Negara dari Tambun hingga ke perbatasan Karawang, atau Jalan Kalimalang-Karawang. Jalan Kalimalang, menurut Jamaludin, juga sudah siap sepenuhnya untuk dilintasi pemudik.

"Di sepanjang lintasan mudik tersebut masih ada sebagian proyek perbaikan jalan yang dikerjakan Dinas Bina Marga Jawa Barat yang belum rampung. Ada penyempitan badan jalan karena sebagian bahu jalannya masih dikeruk untuk dibuat saluran air. Diperkirakan pekerjaan itu baru selesai setelah Lebaran," kata Jamaludin, di Cikarang, Sabtu (3/8/2013).

"Namun tetap saja, belum rampungnya proyek jalan tersebut bisa mengganggu para pemudik, bahkan bisa mencelakai pengendara bila tidak hati-hati," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Rendam Underpass Tol Cawang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Banjir Rendam Underpass Tol Cawang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Megapolitan
Tak Hanya Permukiman, Banjir Juga Rendam 10 Ruas Jalan di Jakarta

Tak Hanya Permukiman, Banjir Juga Rendam 10 Ruas Jalan di Jakarta

Megapolitan
Banjir Rendam Rel KRL, Berikut Rekayasa Perjalanan Commuter Line

Banjir Rendam Rel KRL, Berikut Rekayasa Perjalanan Commuter Line

Megapolitan
Empat Kali di Jakarta Meluap Sebabkan Banjir di 14 RW

Empat Kali di Jakarta Meluap Sebabkan Banjir di 14 RW

Megapolitan
55 RW di Jakarta Terendam Banjir Minggu Pagi, Berikut Rinciannya...

55 RW di Jakarta Terendam Banjir Minggu Pagi, Berikut Rinciannya...

Megapolitan
Banjir, Ini Kondisi Sejumlah Pintu Air di Jakarta

Banjir, Ini Kondisi Sejumlah Pintu Air di Jakarta

Megapolitan
Keluarkan Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang, BPBD DKI Imbau Antisipasi Banjir

Keluarkan Peringatan Dini Hujan dan Angin Kencang, BPBD DKI Imbau Antisipasi Banjir

Megapolitan
Sejumlah Wilayah di Jakarta Banjir, Termasuk Menteng dan Tebet

Sejumlah Wilayah di Jakarta Banjir, Termasuk Menteng dan Tebet

Megapolitan
Kucurkan Anggaran Rp 400 Miliar, Bank DKI Bantu Program Pangan Murah Setiap Bulannya

Kucurkan Anggaran Rp 400 Miliar, Bank DKI Bantu Program Pangan Murah Setiap Bulannya

Megapolitan
Maret, Ditlantas Polda Metro Jaya Bakal Tambah 45 Kamera ETLE

Maret, Ditlantas Polda Metro Jaya Bakal Tambah 45 Kamera ETLE

Megapolitan
Polisi Tangkap 8 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Daerah Jelambar

Polisi Tangkap 8 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Daerah Jelambar

Megapolitan
1.732 Pengendara Motor Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Terekam ETLE

1.732 Pengendara Motor Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Terekam ETLE

Megapolitan
Soal Voting Terbuka untuk Pilih Wagub DKI, F-Gerindra Sebut Anies Pernah Inginkan Itu

Soal Voting Terbuka untuk Pilih Wagub DKI, F-Gerindra Sebut Anies Pernah Inginkan Itu

Megapolitan
Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Anies Sebut Bank DKI Berkontribusi Besar dalam Penerapan MRT hingga LRT Jakarta

Megapolitan
Sandiaga Uno Berharap Tidak Ada Muatan Kepentingan dalam Pemilihan Wagub DKI

Sandiaga Uno Berharap Tidak Ada Muatan Kepentingan dalam Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X