Dua Halte Bus Transjakarta Ditembak Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 09/08/2013, 09:43 WIB
Kaca halte yang retak dan pecah akibat tertembus peluru di Halte Bus TranJakarta, Pancoran, Jakarta, Minggu (12/5/2013). Penembakan halte busway yang terus terjadi hingga saat ini belum diketahui pelakunya.
KOMPAS/LASTI KURNIAKaca halte yang retak dan pecah akibat tertembus peluru di Halte Bus TranJakarta, Pancoran, Jakarta, Minggu (12/5/2013). Penembakan halte busway yang terus terjadi hingga saat ini belum diketahui pelakunya.
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua halte bus transjakarta di Jalan MT Haryono ditembak oleh orang tak dikenal, Jumat (9/8/2013) dini hari. Kejadian berlangsung sekitar pukul 00.30.

Dua halte itu adalah Halte Cawang Cikoko, Tebet, Jakarta Selatan, dan Cawang Ciliwung, Jatinegara, yang terletak tepat di depan Gedung Indomobil. Akibat penembakan tersebut, beberapa bagian kaca di dua halte itu pecah berserakan.

Saat dikonfirmasi Warta Kota, Kanit Reskrim Polsektro Jatinegara Ajun Komisaris DP Ambarita, Jumat pagi, membenarkan kejadian itu.

"Iya benar, ada dua halte, di Tebet dan Jalan MT Haryono di depan Indomobil," kata Ambarita.

Menurut Ambarita, pihaknya masih menyelidiki peristiwa penembakan yang terjadi di salah satu halte yang masuk di wilayahnya. Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Ambarita, diduga pelaku melakukan penembakan dengan peluru gotri.

"Untuk sementara kami duga pakai peluru gotri," kata Ambarita.

Sementara itu, Kepala Humas Transjakarta Sri Ulina mengatakan, saat penembakan tidak ada penumpang di dua halte itu.

"Kerusakan berupa kaca pecah dan retak di deket pintu otomatis," kata Sri.

Menurutnya, pada saat kejadian, petugas melihat ada sebuah mobil melintas di dekat halte. Diduga kuat orang di dalam mobil tersebutlah pelaku penembakan. Sri menjelaskan, peristiwa ini sudah dilaporkan ke Polsek Tebet dan Polsek Jatinegara.

"Sudah kami laporkan ke polisi," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X