Kompas.com - 13/12/2013, 10:54 WIB
Beberapa korban kecelakaan KRL masih dirawat di Rumah Sakit dr Suyoto, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013). Tabrakan antara KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pembawa bahan bakar yang terjadi di Bintaro kemarin menyebabkan korban tewas dan puluhan orang terluka. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNABeberapa korban kecelakaan KRL masih dirawat di Rumah Sakit dr Suyoto, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013). Tabrakan antara KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pembawa bahan bakar yang terjadi di Bintaro kemarin menyebabkan korban tewas dan puluhan orang terluka.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com —
Sebelas korban kecelakaan KRL Commuter Line menabrak truk tangki masih dirawat di Rumah Sakit Dr Suyoto, Jalan Veteran, Jakarta Selatan, Jumat (13/12/2013). 

"Hingga saat ini korban kecelakaan KRL yang masih dirawat sebanyak 11 orang," kata Dita Yuli Astuti, Staf Humas RS Dr Suyoto, kepada Tribunnews.com.

Dita menuturkan, sejak Selasa (10/12/2013), pasien yang dirawat di RS Dr Suyoto juga 11 orang. Namun, ada pasien yang telah dinyatakan sehat sudah diperbolehkan pulang. Ada pula pasien yang rawat jalan akhirnya masuk kamar perawatan rawat inap.

"Seperti Juli Faridani yang tadinya rawat jalan, lalu harus mendapat perawatan rawat inap. Untuk Thalita yang masih berusia enam tahun, sudah diperbolehkan pulang," tuturnya.

Dita mengatakan, 11 pasien tersebut tidak ada yang dirawat di ruang ICU ataupun ruang perawatan khusus. Kesebelas pasien tersebut dalam keadaan stabil.

"Semua dirawat di ruang perawatan umum," ucapnya.

Berikut 11 nama pasien yang masih dirawat di RS Dr Suyoto.

1. Leni Dayu
2. Pudji Rahayu
3. Yulianis
4. Jumilah
5. Dinda Irmayanti
6. Maryani
7. Ratna Agustina
8. SM Puspo Negoro
9. Yuli Retna Wulan
10. Nelzawati
11. Juli Faridani

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Kasus Covid-19 di Depok Melonjak, RS Diminta Siapkan Tambahan Tempat Tidur Perawatan

Megapolitan
Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Anies: Jangan Pernah Matikan Kritik

Megapolitan
Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Kejaksaan Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Pemerasan oleh Pegawai Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Empat Pelajar di Bekasi Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel Jaringan WiFi

Megapolitan
Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Transjakarta Berikan Apresiasi ke Sopir Bus yang Berhasil Cegah Perempuan Bunuh Diri

Megapolitan
Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Penularan Covid-19 pada Anak Rendah Jadi Alasan Pemprov DKI Lanjutkan PTM 100 Persen

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Akan Selidiki Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Sopir Transjakarta Selamatkan Warga yang Hendak Bunuh Diri di Jembatan Dua Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Anies Baswedan Berharap Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Berskala Global

Megapolitan
Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Banyak Pasien Covid-19 Tak Bergejala Berat, Wali Kota Tangerang: Vaksinasi Sangat Membantu

Megapolitan
Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Pesepeda Meninggal di Jalan Raya Pasar Minggu, Diduga Korban Tabrak Lari

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Ini Daftar 21 Rumah Sakit Rujukan di Depok

Megapolitan
Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Ruko di Cengkareng Kebakaran, 70 Personel Berupaya Padamkan Api

Megapolitan
Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Polisi Minta Pedagang Tak Takut Melaporkan Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang

Megapolitan
Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Pedagang di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Kerap Ditarik Pungli oleh Preman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.