Kompas.com - 14/04/2014, 11:28 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Gubernur DKI Jakarta mengklaim penyerapan APBD tahun ini sudah mencapai empat persen, Direktur Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi menemukan hal berbeda. Menurutnya, penyerapan APBD DKI 2014 baru satu persen.

Menurutnya, dari total APBD DKI 2014 sebesar Rp.72.000.134.943.000, alokasi untuk belanja pegawai sekitar Rp.14.784.797.109.026, dan untuk belanja barang dan jasa, dan modal sekitar Rp.56.804.458.990.666.

"Kemudian, data yang dipublikasi oleh LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) DKI Jakarta tertanggal 11 April 2014, baru sekitar Rp 410.878.843.308. Dengan demikian, bila mengacu kepada data LPSE itu, maka penyerapan anggaran pemerintah Jokowi Ahok sangat rendah sekali atau sekitar hanya 1 persen," ujar Uchok, Senin (14/4/2014).

Menurut Uchok, realisasi anggaran pemerintah Jokowi-Ahok sangat minim sekali, dan dalam perencanaan, dan pembahasan APBD Jakarta juga sangat lambat serta pengesahan juga terlambat.

"Minimnya realisasi anggaran ini sangat menganggu pelayanan kepada publik. Lihat jalan-jalan provinsi, banyak yang rusak dan berlubang tapi belum diperbaiki. Jadi, kami meminta kepada Jokowi untuk segera mempercepat realiasasi anggaran pemerintah Jakarta, jangan melulu urusan pribadi sendiri untuk jadi capres. Urusin juga rakyat Jakarta, jangan mengkhianati amanah rakyat yang sudah diberikan kepada pemerintah Jokowi-Ahok," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Demo Buruh, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di Kawasan Senayan dan DPR/MPR RI

Ada Demo Buruh, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas di Kawasan Senayan dan DPR/MPR RI

Megapolitan
Tak Bisa Dianggap Remeh, Polusi Udara di Jabodetabek Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Tak Bisa Dianggap Remeh, Polusi Udara di Jabodetabek Tingkatkan Risiko Kematian Dini

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] 28 RT di Jakarta Zona Merah Covid-19 | Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] 28 RT di Jakarta Zona Merah Covid-19 | Lokasi Vaksin Booster di Jabodetabek

Megapolitan
Hilang Harapan Bebas dari Ancaman Penggusuran: Tak Berkutiknya Anies Cabut Pergub Warisan Ahok

Hilang Harapan Bebas dari Ancaman Penggusuran: Tak Berkutiknya Anies Cabut Pergub Warisan Ahok

Megapolitan
12 Rekomendasi Tempat Ngopi di Tebet

12 Rekomendasi Tempat Ngopi di Tebet

Megapolitan
Cara ke Perpustakaan Cikini Naik Transjakarta, KRL, dan JakLingko

Cara ke Perpustakaan Cikini Naik Transjakarta, KRL, dan JakLingko

Megapolitan
Cara ke Perpustakaan Cikini: Cara Masuk, Reservasi, Daftar

Cara ke Perpustakaan Cikini: Cara Masuk, Reservasi, Daftar

Megapolitan
Rute Kereta Bogowonto dan Jadwalnya 2022

Rute Kereta Bogowonto dan Jadwalnya 2022

Megapolitan
Belasan Kali Beraksi dalam Setengah Tahun, Komplotan Pencuri Motor di Kalideres Lihai Melarikan Diri

Belasan Kali Beraksi dalam Setengah Tahun, Komplotan Pencuri Motor di Kalideres Lihai Melarikan Diri

Megapolitan
Pengelola Tol Becakayu Berencana Pasang 4 CCTV di Simpang Presdo M Hasibuan

Pengelola Tol Becakayu Berencana Pasang 4 CCTV di Simpang Presdo M Hasibuan

Megapolitan
Polisi Periksa 3 Saksi Penemuan Jasad Bayi di Kontrakan Kawasan Ciracas

Polisi Periksa 3 Saksi Penemuan Jasad Bayi di Kontrakan Kawasan Ciracas

Megapolitan
Sepi Remaja 'SCBD', Kini Tidak Ada Lagi Aksi 'Citayam Fashion Week' di Dukuh Atas

Sepi Remaja "SCBD", Kini Tidak Ada Lagi Aksi "Citayam Fashion Week" di Dukuh Atas

Megapolitan
Pemotor Tewas Terlindas Setelah Gagal Salip Truk Trailer di Jalan RE Martadinata

Pemotor Tewas Terlindas Setelah Gagal Salip Truk Trailer di Jalan RE Martadinata

Megapolitan
'Branding' Rumah Sehat Tuai Kritik, Wagub DKI: Yang Penting Semua Punya Niat Baik

"Branding" Rumah Sehat Tuai Kritik, Wagub DKI: Yang Penting Semua Punya Niat Baik

Megapolitan
Pemprov DKI Janji Perketat Rekrutmen Anggota PPSU, Imbas Penganiayaan di Bangka Jaksel

Pemprov DKI Janji Perketat Rekrutmen Anggota PPSU, Imbas Penganiayaan di Bangka Jaksel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.