Kompas.com - 04/08/2014, 08:52 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan blusukan ke Dinas Perhubungan Kedaung Angke, Jakarta Barat, Rabu (23/7/2014). Pada kesempatan itu Ahok didampingi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto. KOMPAS.COM/JESSI CARINAWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan blusukan ke Dinas Perhubungan Kedaung Angke, Jakarta Barat, Rabu (23/7/2014). Pada kesempatan itu Ahok didampingi Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAs.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta meminta seluruh PNS di Balai Uji Kir Kendaraan di Kedaung Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, untuk dipecat karena permainan uji Kir. Namun, hingga kini, Kepala PKB Kedaung Angke, Syafei, belum ditentukan nasibnya karena masih diperiksa intensif oleh pihak inspektorat.

"Keputusan pemecatan itu tergantung dari pemeriksaan inspektorat," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar di Jakarta, Minggu (3/8/2014).

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menutup permanen tempat uji Kir di Kedaung itu. Penutupan sejak KPK dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyambangi balai uji Kir tersebut dan menemukan praktik ilegal yang meloloskan kendaraan "busuk".

Akbar mengatakan, PKB Kedaung Angke bisa dibuka setelah peralatan mesin di tempat pengujian kelayakan kendaraan itu diperbaharui. Saat ini, masih dalam proses pengalihan aset dari PT Nakia ke Pemprov DKI Jakarta.

"Sebenarnya pengelolaan oleh PT Nakia sudah selesai tahun 2012. Namun, serah terima asetnya belum selesai," ujar Akbar.

Dengan ditutup uji Kir di Kedaung, di Jakarta untuk menguji kelayakan hanya ada di Ujung Menteng, Cilincing, dan Pulogadung. Untuk mengantisipasi banyak calo, Dishub DKI Jakarta bekerja sama dengan personel Brimob dari Polda Metro Jaya untuk berjaga di Ujung Menteng.

Akbar mengatakan, akan mengubah sistem pembayaran kendaraan saat melakukan uji Kir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sebenarnya dengan cara ada tidak ada sistem dengan pembayaran cash (tunai) lagi. Jadi semua nontunai. Jadi kalau mau uji Kir, transfer ke rekening kas daerah. Bukti setorannya sebagai bukti," katanya. (bin)



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Megapolitan
Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.