Kompas.com - 18/08/2014, 17:47 WIB
Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/08/2014). KOMPAS.COM/DESY HARTINITaman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/08/2014).
Penulis Desy Hartini
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Sudah sepatutnya, taman kota selalu diawasi, tak terkecuali Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Beragam aktivitas, mulai dari lari pagi, shooting, nongkrong, hingga pemotretan dapat dilakukan di taman ini. Setiap pengunjung boleh melakukan apa pun secara gratis, tetapi harus tetap mematuhi aturan yang ada.

Tukang sapu Taman Langsat mengatakan bahwa tak sedikit hal-hal aneh dilakukan oleh para pengunjung. Oleh karena itu, ia bersama tukang kebun dan satpam terus memantau semua sisi taman.

"Yah kayak pacaran yang sudah melebihi batas, akan kami peringati. Kalau misalnya ternyata dia pakai seragam, justru akan diusir keluar. Banyak di sini tuh," kata tukang sapu yang enggan disebutkan namanya itu, kepada Kompas.com, Senin (18/08/2014).

"Ini kan taman, memang untuk umum, memang bisa lakukan apa saja, tetapi toh harus tahu batasannya. Kan gak enak juga dilihat yang lain," ujarnya.

Satpam Taman Langsat, Amir, menambahkan bahwa pengawasan lain, seperti untuk larangan berjualan, perusakan, dan membawa minuman keras, juga kerap dilakukan.

"Setiap tempat yang dibangun pasti ada aturannya. Kalau memang ingin nyaman di tempat itu, harus ikut aturannya, termasuk di taman ini," kata Amir. Hal ini pun sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Sejak Dulu Taman Langsat Harus Bersih dari PKLDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin,

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin,

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Megapolitan
Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Megapolitan
LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

Megapolitan
Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Megapolitan
UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 26 November: 70 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Wagub DKI: Kami Menghormati Reuni 212

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.