Kompas.com - 29/09/2014, 19:56 WIB
Polisi sedang memperlihatkan belasan motor curian yang disita tim Reskrim Polresta Manado, Sulawesi Utara, Rabu (31/7/2013). KOMPAS.COM/RONNY ADOLOF BUOLPolisi sedang memperlihatkan belasan motor curian yang disita tim Reskrim Polresta Manado, Sulawesi Utara, Rabu (31/7/2013).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi dari Polresta Bekasi menduga anggota geng motor Brigez, Moonracer, dan XTC juga mengonsumsi narkoba. Namun, polisi tidak bisa menjerat mereka dengan pasal tentang narkoba.

"Karena kami tidak temukan narkobanya. Sudah habis dikonsumsi semua," ujar Kepala Polresta Bekasi Komisaris Besar Isnaeni Ujiarto di Mapolda Metro Jaya, Senin (29/9/2014). [Baca: Sebelum Beraksi, Anggota Geng Motor Simpan Senjata di Selokan]

Isnaeni mengatakan polisi tidak dapat menjerat pasal apabila tidak punya barang bukti. Apabila dilakukan tes dan terbukti memakai, polisi tetap tidak bisa menjerat anggota geng motor yang menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor ini dengan pasal tentang narkoba. Karena, bisa saja kandungan yang diduga narkoba dari hasil tes nantinya berasal dari makanan jenis tertentu.

Polisi mendapat informasi mengenai pemakaian narkoba oleh geng ini setelah menginterogasi salah satu anggotanya. Dia mengatakan, sebelum beraksi, biasanya mereka akan menghirup lem terlebih dahulu hingga mabuk. Kemudian akan mengonsumsi pil dekstro dan eximer. "Agar lebih garang menjalankan aksinya," ujar Isnaeni. [Baca: Pekerja yang Pulang Pagi Sering Jadi Target Geng Motor Pelaku Curanmor]

Komplotan curanmor yang berasal tiga geng motor di Cikarang, Bekasi ini menggunakan cara-cara kekerasan untuk mengambil motor korbannya. Dari tangan mereka polisi menyita belasan sepeda motor, senjata tajam, telepon genggam, helm, dan atribut geng motor.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Megapolitan
Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Megapolitan
2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

[POPULER JABODETABEK] Cara Ganti E-KTP yang Hilang atau Rusak bagi Warga Luar Domisili

Megapolitan
[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

[Update 20 April]: Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang Sebanyak 26, Pasien Aktif 216

Megapolitan
Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Warga Depok Diminta Tak Mengendurkan Protokol Kesehatan Saat Ramadhan

Megapolitan
[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X