DPRD Ketuk Palu Pengunduran Diri Jokowi Hari Ini?

Kompas.com - 06/10/2014, 09:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membacakan surat pengunduran diri sebagai gubernur di hadapan anggota DPRD DKI saat sidang paripurna, di Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2014). Pengunduran diri ini karena Jokowi sebagai presiden terpilih akan segera dilantik pada 20 Oktober mendatang. TRIBUNNEWS/HERUDIN Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membacakan surat pengunduran diri sebagai gubernur di hadapan anggota DPRD DKI saat sidang paripurna, di Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2014). Pengunduran diri ini karena Jokowi sebagai presiden terpilih akan segera dilantik pada 20 Oktober mendatang.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak sembilan fraksi di DPRD DKI Jakarta akan menyampaikan pemandangan umumnya terkait pengunduran diri Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta yang disampaikan Kamis (2/10/2014) lalu. Hanya saja, paripurna pandangan fraksi itu belum tentu diselenggarakan.

"Paripurna (penyampaian pemandangan fraksi) memang dijadwalkan pukul 11.00 WIB ini. Tapi, sebelumnya akan ada rapat koordinasi informal antara pimpinan dewan dan fraksi pukul 10.00. Nah, dari rapim itu diputuskan apakah paripurna diselenggarakan atau tidak," kata Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede seusai bertemu Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Senin (6/10/2014) pagi.

Rapim pimpinan DPRD itu akan membahas revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang disahkan oleh DPR pada Jumat (26/9/2014) lalu. Di dalam aturan tersebut, sebelum direvisi, disebutkan bahwa kepala daerah tidak bisa mundur apabila mayoritas anggota DPRD tidak setuju atas usulan tersebut. Setelah direvisi dan disahkan DPR, klausul itu dihilangkan.

Dengan demikian, Jokowi hanya perlu mengirim surat pengunduran diri ke Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri. Dimulai dari penyampaian surat pengunduran diri kepada Ketua DPRD. Kemudian menyampaikan surat pengunduran diri kepada seluruh anggota Dewan, dan Jokowi meneruskan surat tersebut kepada Presiden melalui Mendagri. Revisi UU itu mulai berlaku setelah diteken Presiden melalui Keputusan Presiden (Keppres).

"Ada surat Kementerian Dalam Negeri yang kami terima, menyatakan tindak lanjut UU Nomor 32 Tahun 2004. Jadi hari ini paripurna atau tidak atau Pak Gubernur resmi mengundurkan diri hari ini atau tidak, akan diputuskan melalui Rapim, itu urusan mereka (DPRD)," kata Mangara.

Pengunduran diri Jokowi sebagai Gubernur DKI ini dilakukan sebelum pelantikannya sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2014 mendatang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Dua dari Empat Perampok Warteg di Jakarta adalah Residivis Kasus yang Sama

Megapolitan
Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Megapolitan
Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Kata Anies, Banjir Underpass Kemayoran Surut dan Sudah Bisa Dilintasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

[POPULER JABODETABEK] Anies: Dulu Takbiran Dilarang, Sekarang Diizinkan | Jakarta Negatif Virus Corona

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

BMKG: Jabodetabek Hujan Siang Ini

Megapolitan
Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X