Kompas.com - 14/01/2015, 14:27 WIB
Proyek monorel yang terhenti sejak tahun 2007 kembali dilanjutkan ditandai dengan pengerjaan fondasi tiang bor yang menurut rencana akan dimulai pada Rabu (16/10/2013). KOMPASProyek monorel yang terhenti sejak tahun 2007 kembali dilanjutkan ditandai dengan pengerjaan fondasi tiang bor yang menurut rencana akan dimulai pada Rabu (16/10/2013).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak ingin mengulang kegagalan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan syarat baru bagi pihak yang ingin membangun sistem transportasi monorel. Jika proyek berhenti di tengah jalan, Pemprov DKI berhak mengambil alih semua aset proyek.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Selasa (13/1), mengatakan, ada dua klausul yang akan ditambahkan dalam setiap perjanjian kerja sama pembangunan monorel. ”Jika pembangunan fisik telah berlangsung lalu mangkrak di tengah jalan, Pemprov DKI berhak mengambil alih semua bangunan fisik yang telah berdiri. Jika di tengah pengoperasian monorel terjadi kerugian dan operasional dihentikan, Pemprov DKI tidak berkewajiban membayar apa pun dan berhak mengambil alih pengoperasian monorel,” katanya.

Karena selama ini tidak ada klausul semacam itu, Pemprov DKI Jakarta tidak bisa berbuat apa-apa terhadap tiang-tiang monorel yang mangkrak. Bahkan, sampai sekarang masih ada perselisihan antara PT Adhi Karya selaku pemilik tiang dan PT Jakarta Monorail yang akan membangun monorel.

Pemprov DKI Jakarta telah memutuskan bahwa PT Jakarta Monorail tidak bisa melanjutkan proyek itu. Sejak proyek kembali dicanangkan mantan Gubernur Joko Widodo tahun 2013, sampai saat ini tidak ada kelanjutan pembangunan sama sekali. Basuki berencana melayangkan surat pemberhentian proyek monorel kepada PT Jakarta Monorail, tetapi masih mengkaji aspek hukumnya.

Direktur PT Jakarta Monorail Sukmawati Syukur mengatakan, pihaknya masih menunggu surat resmi dari Gubernur untuk menentukan langkah selanjutnya. ”Kami belum bisa komentar. Memang sudah sejak Oktober 2014 Pak Gubernur mengancam akan memutuskan kontrak dengan PT Jakarta Monorail,” katanya.

Dia menilai, kendala utama proyek monorel adalah pihaknya tidak mendapatkan dukungan dari Gubernur dan jajarannya.

Rute baru

Selasa kemarin, perwakilan PT Adhi Karya menemui Basuki untuk membicarakan rencana pembangunan monorel dengan rute yang berbeda dengan yang akan dibangun PT Jakarta Monorail. Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi Sutanto Soehodo mengatakan, PT Adhi Karya meminta dukungan Pemprov DKI Jakarta terkait pembangunan depo dan stasiun. ”Menurut PT Adhi Karya, BUMN itu telah diusulkan pemerintah pusat untuk membangun monorel. Kemungkinan mereka akan menggunakan penyertaan modal negara,” kata Sutanto.

Dalam pembicaraan itu, ujarnya, PT Adhi Karya meminta semacam pengelolaan lahan di Cibubur dan Cawang untuk depo dan stasiun. PT Adhi Karya akan menjadi investor sekaligus operator monorel.

PT Adhi Karya berencana membangun monorel dengan rute Kuningan-Cawang-Bekasi Timur dan Cawang-Cibubur dengan dana sekitar Rp 8,4 triliun. Dari hasil kajian BUMN itu, sekitar 67 persen kemacetan di Jakarta bermuara dari lalu lintas di Cikampek, Bekasi, hingga Cawang, dan dari Jalan Tol Jagorawi.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber KOMPAS
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Rusak di Kaliabang Bekasi Belum Diperbaiki karena Anggaran Diprioritaskan untuk Covid-19

Jalan Rusak di Kaliabang Bekasi Belum Diperbaiki karena Anggaran Diprioritaskan untuk Covid-19

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Meningkat, Wagub: Sekarang di Antara Kita Sudah Saling Menularkan...

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Meningkat, Wagub: Sekarang di Antara Kita Sudah Saling Menularkan...

Megapolitan
BOR di Jakarta Naik Lagi Jadi 54 Persen, Wagub: Perhatian Nih!

BOR di Jakarta Naik Lagi Jadi 54 Persen, Wagub: Perhatian Nih!

Megapolitan
Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Kebakaran Landa Empat Rumah di Tebet, Tiga Orang Ditemukan Tewas di Antara Puing

Megapolitan
Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Amankan 18 WNA Saat Razia di Apartemen Gading Nias, Imigrasi: Banyak yang Sembunyi di Kamar

Megapolitan
Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Cerita Pedagang Ikan Bandeng Tahunan di Rawa Belong, Cari Rezeki di Balik Tradisi

Megapolitan
Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Ketika Kasus Jambret Ditabrak Korban di Tebet Viral Kembali, Penabrak Dituduh Playing Victim, Langsung Dibantah Polisi

Megapolitan
Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Undang Khaerun Pramudi Transjakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri ke Balai Kota, Anies: Bapak Teladan bagi Kita Semua

Megapolitan
UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

UPDATE 28 Januari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 662 dalam Sehari

Megapolitan
Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Aksi Heroik Khaerun Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Tindakan Spontan yang Selamatkan Satu Nyawa

Megapolitan
Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Sampah Berjejer di Tengah Jalan Raden Patah Tangerang, Warga: Orang Sambil Lewat, Sambil Buang...

Megapolitan
Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Gerak Cepat Pemkot Tangerang, Batalkan PTM 100 Persen Saat Kasus Covid-19 Melonjak

Megapolitan
Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Kebakaran 9 Kios di Pasar Rebo, Bermula dari Pedagang Tinggalkan Warung Saat Kompor Menyala

Megapolitan
88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

88 dari 90 Sekolah yang Ditutup akibat Temuan Kasus Covid-19 Sudah Dibuka Kembali

Megapolitan
Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Polda Metro Jaya Pulangkan 98 Karyawan Pinjol Ilegal di PIK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.