Kompas.com - 04/02/2015, 21:03 WIB
Motor Ahmad Guntur (53) diamankan di Polres Jakarta Selatan setelah mengalami kecelakaan di underpass Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015). KOMPAS.COM/TARA MARCHELINMotor Ahmad Guntur (53) diamankan di Polres Jakarta Selatan setelah mengalami kecelakaan di underpass Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2015).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Ayah Laila Fitriani Ahmad (15), korban kecelakaan di underpass Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum bersedia memberikan keterangan pada pihak kepolisian. Hal ini disebabkan oleh kondisi keluarga yang masih dalam suasana berkabung.

"Saya belum mau memberikan keterangan. Saya juga enggak tahu kapan, yang jelas saya masih sedih kehilangan anak saya," ujar Guntur (53), ayah Laila, saat dihubungi, Rabu, (4/2/2015).

Guntur mengatakan bahwa dia belum diminta memberikan keterangan oleh pihak kepolisian. [Baca: Bus Polisi yang Serempet Motor Diistirahatkan, Sopir Tetap Bekerja]

Sebagaimana dikatakan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Sutimin, kepolisian masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan pada Guntur karena suasana berduka yang dialami Guntur.

"Kalau saya maunya cepat, lebih cepat lebih bagus tapi apa iya? Kan korbannya masih berduka," kata Sutimin, Selasa, (3/2/2015).

Guntur menambahkan bahwa tindak lanjut kasus ini akan diserahkan pada pihak kepolisian karena sudah merasa lelah. "Saya sudah capek, saya serahkan semuanya ke polisi saja," ucap Guntur.

Menurut Sutimin, hingga hari ini kepolisian telah memeriksa delapan saksi yang merupakan personel kepolisian dan masih akan mencari dua saksi lainnya untuk mendukung penyidikan.

Laila, yang dibonceng sepeda motor oleh ayahnya diserempet salah satu bus polisi hingga terjatuh dan luka parah di underpass Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin kemarin, sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelah diserempet bus polisi, Guntur dan Laila terjatuh di jalan. Kondisi Laila saat itu sudah berlumuran darah dan terluka cukup parah di bagian kepala. Guntur sendiri yang masih tersadar segera meminta bantuan orang-orang di sekitarnya.

Salah satu pengendara dari bus polisi yang berada di belakangnya mencoba membawa kedua korban ke lokasi terdekat.

Pihak dari bus polisi yang menolong langsung membawa Laila ke Puskesmas Kebayoran Baru. Laila dan Guntur langsung diperiksa sekitar 10 menit dan dirujuk ke RS Fatmawati untuk mendapat perawatan intensif.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes  Depok: Berasal dari 3 Klaster

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes Depok: Berasal dari 3 Klaster

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

Megapolitan
Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Wagub DKI Janji Bakal Berjuang Hadapi Lonjakan Kasus Omicron di Ibu Kota

Megapolitan
Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Detik-detik Penumpang Ojol Tewas dalam Kecelakaan di Kebon Jeruk, Motor Serempet Truk Tangki

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

UPDATE 22 Januari: Ada 1.313 Kasus Omicron di Jakarta

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

UPDATE 22 Januari: Bertambah 201 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Kini 32.089

Megapolitan
Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Kecelakaan Ojol dengan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Saksi: Helm Utuh, Korban Tewas

Megapolitan
Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Laka Lantas Libatkan Motor dan Truk Tangki di Kebon Jeruk, Seorang Penumpang Ojol Tewas

Megapolitan
2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

2 Pemuda Penabrak Tim Patroli Presisi Polda Metro Jaya di Tanjung Priok Kedapatan Bawa Sabu

Megapolitan
Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Megapolitan
Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.