Terowongan Tol Cijago Dibangun, Arus Lalu Lintas di Margonda Dialihkan

Kompas.com - 19/02/2015, 22:27 WIB
Pembangunan underpass di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Gambar diambil pada Rabu (15/10/2014). Kompas.com/Laila RahmawatiPembangunan underpass di Jalan Margonda, Depok, Jawa Barat. Gambar diambil pada Rabu (15/10/2014).
EditorDesy Afrianti
DEPOK, KOMPAS.com - Pekerjaan fisik jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II (Raya Bogor-Kukusan) memasuki tahap pembangunan terowongan (tunnel) Margonda. Untuk membangun terowongan di bawah Jalan Margonda Raya, pelaksana pembangunan, PT Hutama Karya, sudah membangun jalan pengalihan memutar yang sifatnya sementara.

Jalan ini untuk pengalihan lalu lintas di Jalan Margonda Raya saat dilaksanakan pembangunan terowongan.

"Jadi lalu lintas di Jalan Margonda tetap berjalan seperti biasanya," kata Kepala Proyek Seksi II Cijago dari PT Hutama Karya, M Yusuf di Depok, Kamis (19/2/2015).

Jalan pengalihan ini sejauh 90 meter di sisi kiri Jalan Margonda dari arah Jakarta atau kampus Universitas Indonesia menuju Citayam atau Balai Kota Depok dan ke arah Jalan Juanda. Persisnya lokasi jalan pengalihan menjelang pertigaan Jalan Juanda dengan Jalan Margonda Raya.

PT Hutama Karya sudah mengoperasikan jalan pengalihan tersebut sejak sepekan lalu.
Sebelum dilakukan pengalihan lalu lintas secara total, PT Hutama Karya menggandeng Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Depok (Satlantas Polresta Depok) dan Dinas Perhubungan Kota Depok.

"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melakukan manajemen lalu lintas oleh pihak-pihak yang berwenang," kata M Yusuf.

Setelah membuka jalan pengalihan untuk umum, langkah berikutnya adalah melaksanakan uji coba pengalihan lalu lintas selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (21-22/2/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Uji coba perlu dilakukan agar kami bisa mengantisipasi apa yang terjadi di lapangan," kata Komisaris Polisi Sri Suhartatik, Kasat Lantas Polresta Depok.

Setelah tahap uji coba, kata Suhartatik, pihaknya akan melakukan pengalihan lalu lintas mulai Senin (23/2/2015). Diperkirakan pengalihan lalu lintas akan berlangsung selama tiga bulan. "Waktu tiga bulan itu merupakan perhitungan waktu pengerjaan terowongan," kata Yusuf.

Yusuf mengatakan bahwa pengalihan lalu lintas pada tahap awal adalah hanya untuk jalur lalu lintas dari arah Kampus UI menuju arah Balai Kota Depok. "Jalur sebaliknya tetap seperti sediakala," ujarnya.

Rekayasa lalu lintas

Sedangkan rekayasa lalu lintas untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju Citayam akan melewati detour dan lampu pengatur lalu lintas. Kendaraan dari arah Jakarta menuju Jalan Juanda belok kiri langsung untuk kendaraan ukuran kecil dan sepeda motor.

Mobil boks dan sejenisnya dari arah Jakarta menuju Jalan Juanda akan melewati detour, lalu kembali ke Jalan Margonda Raya dan belok kiri ke Jalan Juanda.

Sedangkan, kendaraan besar dari arah Jakarta menuju Jalan Juanda diharapkan lurus di Jalan Margonda, lalu putar balik dan belok kanan menuju Jalan Juanda.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

DPRD DKI Ancam Coret Anggaran Proyek Sumur Resapan 2 Tahun Berturut-turut

Megapolitan
Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Sumur Resapan Ambles, Diaspal, lalu Dilubangi, Komisi D DPRD DKI Curiga Perencanaannya Salah

Megapolitan
KRL Anjlok Dievakuasi, Pengendara Sudah Dapat Lewati Pelintasan Sebidang di Ciputat

KRL Anjlok Dievakuasi, Pengendara Sudah Dapat Lewati Pelintasan Sebidang di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Depok Akui Banyak Pengemudi Mobil Belum Tahu Penerapan Ganjil Genap di Margonda

Kadishub Depok Akui Banyak Pengemudi Mobil Belum Tahu Penerapan Ganjil Genap di Margonda

Megapolitan
4 dari 10 Gerbong KRL yang Anjlok di Pelintasan Ciputat Ditarik Kereta Penolong

4 dari 10 Gerbong KRL yang Anjlok di Pelintasan Ciputat Ditarik Kereta Penolong

Megapolitan
Ada 29 Sumur Resapan Ditutup Aspal di Lebak Bulus, Semuanya Akan Dilubangi

Ada 29 Sumur Resapan Ditutup Aspal di Lebak Bulus, Semuanya Akan Dilubangi

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, KAI: Itu Kereta Cadangan, Tak Layani Penumpang

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, KAI: Itu Kereta Cadangan, Tak Layani Penumpang

Megapolitan
Tinjau Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus yang Diaspal, Sekda DKI Tak Beri Keterangan Apa Pun ke Wartawan

Tinjau Proyek Sumur Resapan di Lebak Bulus yang Diaspal, Sekda DKI Tak Beri Keterangan Apa Pun ke Wartawan

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Jadwal Perjalanan Kereta Rute Serpong-Tanah Abang Terlambat

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Jadwal Perjalanan Kereta Rute Serpong-Tanah Abang Terlambat

Megapolitan
Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Bima Arya: Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hidupkan Kembali Warisan Pusaka dan Budaya

Megapolitan
Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Dishub Depok Klaim Arus Lalu Lintas di Hari Kedua Ganjil Genap Lebih Lancar meski Masih Macet

Megapolitan
KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

KRL Anjlok di Pelintasan Ciputat, Tak Ada Penumpang di Dalam Kereta

Megapolitan
Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Seluruh Kegiatan Menwa UPN Veteran Jakarta Dihentikan Buntut Mahasiswi Meninggal Saat Pembaretan

Megapolitan
1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

1 RT di Kepulauan Seribu Dilanda Banjir Rob hingga 40 Sentimeter

Megapolitan
Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.