Ahok: Saya Minta Maaf Bawa "Bahasa Toilet" - Kompas.com

Ahok: Saya Minta Maaf Bawa "Bahasa Toilet"

Kompas.com - 20/03/2015, 13:22 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menyampaikan sambutannya, di Rutan Pondok Bambu, Jakarta, Sabtu (28/2/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta maaf kepada pihak-pihak yang tersinggung atas perkataan kasarnya beberapa waktu lalu saat menjalani wawancara di Kompas TV.

Beberapa kali perkataan "toilet" itu keluar dari mulutnya saat menanggapi pertanyaan penyiar Kompas TV, Aiman Witjaksono, soal tuduhan yang mengatakan dirinya mencoba menyuap Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi senilai Rp 12,7 triliun.

"Kalau orang yang merasa tersinggung, atau merasa tidak suka perkataan saya membawa 'bahasa toilet', ya saya minta maaf," kata Basuki di Balai Kota, Jumat (20/3/2015). 

Kendati meminta maaf, Basuki mengaku tidak menyesal melontarkan pernyataan itu. Pasalnya, ia sudah "gerah" dengan keadaan yang ada. Baca: Pengakuan Ahok Mengapa Sampai Keluar "Bahasa Toilet".

Basuki kesal masih banyak pejabat, baik itu oknum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI maupun anggota DPRD, yang berniat menggelembungkan anggaran. Padahal, di sisi lain, masih banyak warga Jakarta yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Selain itu, sebanyak 40 persen anak-anak di Jakarta masih putus sekolah. 

"Oknum pejabat nyolong uang gila-gilaan dan dengan santun pakai gaya bahasa agama, kamu muak enggak kira-kira? Nah, itu ungkapan perasaan saya yang sudah enggak tahan," ujar Basuki.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKistyarini

Close Ads X