Kompas.com - 11/07/2015, 10:17 WIB
Sejumlah keluarga korban kebakaran bersikeras untuk menginap di koridor RSCM, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015) malam. KOMPAS.com/Tangguh SRSejumlah keluarga korban kebakaran bersikeras untuk menginap di koridor RSCM, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015) malam.
Penulis Jessi Carina
|
EditorCaroline Damanik

BEKASI, KOMPAS.com - Korban tewas dalam kebakaran di PT Mandom sulit untuk diketahui identitasnya. Pasalnya, saat ditemukan, lima jasad korban tersebut tubuh dalam kondisi hangus terbakar.

"Kita enggak tahu itu siapa karena bentuknya sudah mengecil, sudah gosong. Kita belum tahu namanya siapa itu karena kalau mau diperiksa sidik jari, sidik jarinya sudah hilang. Mau periksa giginya juga engga ada," ujar Kapolresta Bekasi Kabupaten, Komisaris Besar Rickynaldo Chairul, ketika dihubungi, Sabtu (11/7/2015).

Ricky mengatakan, kelima jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati. Identitas korban baru akan diketahui setelah tes DNA selesai dilakukan. Ricky mengatakan kelima korban ini merupakan pegawai di PT Mandom. Ketika ledakan terjadi, mereka sedang bekerja.

"Mereka lagi bekerja. Orang masih pegang mesin," ujar Ricky.

Kebakaran yang terjadi di pabrik PT Mandom yang terletak di Kawasan Industri MM 2100 Cibitung, Jawa Barat, Jumat (10/7/2015) siang, mengakibatkan lima orang tewas mengenaskan. Lima korban tewas tersebut mengalami luka bakar hingga 100 persen.

Polisi membuka posko ante mortem di Mapolres Bekasi yang dipimpin oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Metro Jaya. Polisi juga telah mengambil DNA kelima korban tewas yang berada di Rumah Sakit Polri Sukanto Kramat Jati.

Hingga saat ini, baru tiga keluarga yang melapor di posko ante mortem di Mapolres Bekasi. Polisi mengimbau warga yang merasa kehilangan untuk melapor ke posko ante mortem di sana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

John Kei: Saya Tandatangan BAP karena Anak Saya Ditendang, Ditahan 3 Hari

Megapolitan
Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Hari Pertama Larangan Mudik, Ratusan Kendaraan yang Masuk Kota Bogor Diputar Balik

Megapolitan
Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Dishub DKI: Pergerakan Warga di Kawasan Jabodetabek Tak Perlu SIKM

Megapolitan
Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Anies ke AHY: Demokrat Melewati Ujian yang Tidak Sederhana

Megapolitan
Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Di Persidangan, John Kei Menyatakan Tak Pernah Instruksikan Pembunuhan terhadap Nus Kei

Megapolitan
Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Rizieq Shihab kepada Hakim: Saya Sangat Lelah, Semalam Tak Bisa Tidur, Panas Sekali di Penjara

Megapolitan
John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

John Kei: Dulu Nus Kei Orang yang Paling Saya Percaya

Megapolitan
Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Dinkes Tangsel: 2 Warga Terinfeksi Virus Corona Varian B.1.617 di Serpong Telah Sembuh

Megapolitan
Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Jasa Raharja Gelar Mudik Online, Bagi Kuota Internet Rp 150.000 untuk 10.000 Pendaftar

Megapolitan
John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

John Kei: Nus Kei Tak Bayar Utang Rp 1 Miliar

Megapolitan
Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Puing Longsor yang Sumbat Kali di Jagakarsa Diangkat, Banjir Mulai Surut

Megapolitan
Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Urai Kemacetan, Petugas Pemeriksa Kendaraan di Gerbang Tol Bitung Ditambah

Megapolitan
Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Sriwijaya Air hingga Rp 3 Miliar

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Sriwijaya Air hingga Rp 3 Miliar

Megapolitan
Pengacara John Kei Mengaku Instruksikan Tagih Utang Nus Tanpa Keributan

Pengacara John Kei Mengaku Instruksikan Tagih Utang Nus Tanpa Keributan

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib Kota Bekasi Hari Ini, 6 Mei 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X