Kemacetan Kembali Terjadi, Cibubur ke Bogor 5 Jam

Kompas.com - 01/08/2015, 17:34 WIB
Kemacetan di Jalan Transyogie, mulai dari jembatan layang Cileungsi hingga pintu Tol Cibubur arah Bogor dan Jakarta, Sabtu (1/8/2015) hilda/kompas.comKemacetan di Jalan Transyogie, mulai dari jembatan layang Cileungsi hingga pintu Tol Cibubur arah Bogor dan Jakarta, Sabtu (1/8/2015)
|
EditorFidel Ali Permana

BOGOR, KOMPAS.com
- Dua pekan setelah Lebaran 2015 atau tepat Sabtu (1/8/2015) kondisi lalu lintas di sejumlah wilayah mulai kembali normal. Meski begitu, kemacetan terjadi di ruas-ruas jalan utama menuju tempat wisata dan aktivitas sehari-hari.

Dari pantauan Kompas.com siang hingga sore ini, antrean kendaraan mengular hingga 6 kilometer di Jalan Transyogie, mulai dari jembatan layang Cileungsi hingga pintu Tol Cibubur arah Bogor dan Jakarta. Demikian jalur sebaliknya mulai dari Pintu Tol Cibubur menuju Cileungsi.

Kepadatan kendaraan juga terjadi di ruas Jalan Tol Jagorawi. Kompas.com, menyusuri segmen ruas Tol Jagorawi arah Sentul City. Kendaraan tak bergerak hampir 1 jam menuju Exit Toll Sentul City/Sentul Selatan.

Beberapa pengemudi terpaksa memutar balik kendaraan dan kembali ke ruas Jalan Tol Jagorawi untuk kemudian kembali ke arah Jakarta dan meneruskan perjalanan ke Bogor.

Kemacetan tak berhenti di situ. Tiga kilometer sebelum gerbang Tol Bogor, kendaraan kembali merayap dengan kecepatan rerata 0-5 kilometer per jam. Waktu yang dihabiskan untuk menempuh perjalanan Cibubur-Bogor selama 5 jam.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X