Kawasan Larangan Motor Diperluas bila ERP Diterapkan

Kompas.com - 05/08/2015, 13:37 WIB
Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah, Senin (6/7/2015) Kompas.com/Alsadad RudiKepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah, Senin (6/7/2015)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, perluasan kawasan larangan sepeda motor tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat sih belum, tetapi nanti akan berbarengan dengan penerapan ERP. Jadi, sekalian," kata dia kepada Kompas.com, Rabu (5/8/2015).

Mengenai rencana penerapan ERP (electronic road pricing) atau jalan berbayar, Andri menegaskan telah memasang target penerapannya paling lambat akhir tahun ini. Seperti diketahui, penerapan ERP tertunda sejak tahun 2013.

"Saya targetkan pokoknya harus tahun ini mulai jalan," ujar dia.

Sebagai informasi, sejauh ini, kawasan larangan sepeda motor baru diterapkan di Jalan Medan Merdeka Barat dan MH Thamrin, tepatnya dari perempatan Harmoni hingga Bundaran HI.

Ke depannya, kawasan larangan sepeda motor juga akan dilakukan di Jalan Sudirman, tepatnya dari Bundaran HI hingga Bundaran Senayan (sekitar Ratu Plaza).

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X