PT KAI Janji Permudah Persyaratan Kerja bagi Warga Gusuran Kereta Bandara

Kompas.com - 04/09/2015, 16:46 WIB
Salah satu lembar daftar warga penerima ganti rugi pembebasan lahan untuk kereta Bandara Soekarno-Hatta oleh PT KAI, Jumat (4/9/2015). Warga yang paling besar menerima ganti rugi adalah Yuyun Maryunah dengan nilai ganti rugi Rp 2.460.624.000 untuk 297 meter persegi bidang tanah miliknya. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERASalah satu lembar daftar warga penerima ganti rugi pembebasan lahan untuk kereta Bandara Soekarno-Hatta oleh PT KAI, Jumat (4/9/2015). Warga yang paling besar menerima ganti rugi adalah Yuyun Maryunah dengan nilai ganti rugi Rp 2.460.624.000 untuk 297 meter persegi bidang tanah miliknya.
|
EditorDesy Afrianti
TANGERANG, KOMPAS.com — Selain memberikan nilai ganti rugi dari tanah dan bangunan yang dibebaskan untuk pembangunan kereta Bandara Soekarno-Hatta, PT KAI (Persero) juga menyediakan satu lowongan kerja untuk satu pemilik bidang tanah.

Total pemilik bidang tanah yang dibebaskan adalah 815 orang. "Persyaratannya sangat mudah. Kemungkinan besar, yang melamar pasti diterima," kata Vice President Recruitment PT KAI Dindin Setia kepada Kompas.com, Jumat (4/9/2015).

Menurut Setia, dari semua pemilik bidang tanah, sampai hari ini baru ada sekitar 100 orang yang melamar untuk bekerja. Untuk waktu pendaftaran, PT KAI membukanya hingga tempat untuk 815 orang terisi. (Baca: Semringah Wajah Muktar Terima Ganti Rugi Rp 1,5 Miliar dari PT KAI)

Orang yang mendaftar tidak harus mereka yang namanya tertera sebagai pemilik bidang tanah, tetapi bisa juga anggota keluarga yang lain.

Persyaratan hanya terkait administrasi, cek kesehatan, dan wawancara kerja. Tahapan ini, menurut Setia, cukup mudah jika dibandingkan dengan pelamar kerja pada umumnya ke PT KAI.

Mereka yang terkena pembebasan lahan untuk kereta Bandara Soekarno-Hatta ini disebut sebagai pelamar khusus.

"Kalau rekrut fresh graduate atau yang lain, masih ada assessment, ada psikotes. Kalau yang khusus ya yang sudah disebutkan tadi saja," ujar Setia.

Para pelamar yang telah diterima sebagai karyawan PT KAI bisa ditempatkan di mana saja sesuai wilayah kerja PT KAI. Penempatan kerja tergantung pihak perusahaan. "Yang paling banyak butuh orang itu di bagian operasional," ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X