Kompas.com - 08/09/2015, 16:35 WIB
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Komplotan pencuri menggasak sejumlah barang berharga di sebuah rumah di Jalan Kenanga RT 09/01 Nomor 36 A, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2015) pagi. Mereka dapat masuk ke rumah dengan mudah karena salah satu dari mereka memacari pembantu di rumah tersebut, S.

Adalah ED (25) dan YH (38), dua dari tiga orang yang termasuk dalam komplotan tersebut telah ditangkap oleh aparat Polres Metro Jakarta Selatan. ED yang berperan menjadi pacar S meminta supaya diizinkan masuk ke dalam rumah.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru mengatakan, kejadian itu bermula dari ED yang berkenalan dengan S melalui pesan singkat atau SMS.

Singkat cerita, mereka memadu kasih dan sudah beberapa kali bertemu. ED pun pernah dipersilakan masuk ke rumah WT, majikan S.

Pada waktu kejadian, ED berpura-pura ingin menemui S untuk memberikan oleh-oleh yang dibawanya dari kampung.

"S pun mempersilakan masuk pelaku. Namun, pelaku justru mengancam dan menodongkan gunting kepada S. Pelaku menyekap S di kamar mandi," kata Audie di Mapolrestro Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2015).

ED dan YH mengikat S dengan karet ban dan membungkam mulutnya dengan plakban. Dengan begitu, S tidak berdaya dan mereka leluasa menggasak barang-barang di rumah tersebut.

Mereka mengambil sejumlah barang berharga, antara lain dua unit laptop, komputer tablet, jam tangan, buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK), perhiasan, dan uang tunai Rp 250.000.

Total kerugiannya mencapai Rp 30 juta. Mereka pun kabur dengan menggunakan mobil pikap yang sudah dipersiapkan ke rumah kontrakan mereka masing-masing. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Pesanggrahan.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan petunjuk soal pelaku dan mengejarnya.

Pada Minggu (6/9/2015), polisi menangkap ED di rumah kontrakannya di Pondok Aren, Tangerang Selatan, dan YH ditangkap di kontrakannya di Jalan Kuricang, Peladen, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Atas perbuatannya, mereka dapat dikenakan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamatkan Bumi, Pemprov DKI Akan Padamkan Lampu Selama 60 Menit di Beberapa Titik

Selamatkan Bumi, Pemprov DKI Akan Padamkan Lampu Selama 60 Menit di Beberapa Titik

Megapolitan
Persiapan Revitalisasi, Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Diratakan

Persiapan Revitalisasi, Permukiman Korban Kebakaran Pasar Gembrong Diratakan

Megapolitan
Kuasa Hukum: Kami Ingin Buktikan Roy Suryo Korban Kasus Unggahan Meme Patung Sang Buddha

Kuasa Hukum: Kami Ingin Buktikan Roy Suryo Korban Kasus Unggahan Meme Patung Sang Buddha

Megapolitan
Saat Wagub Ariza Ralat Pernyataan Sendiri soal Nasib Holywings...

Saat Wagub Ariza Ralat Pernyataan Sendiri soal Nasib Holywings...

Megapolitan
Anak yang Diduga Dicabuli Tetangga di Kebayoran Lama Trauma, Orangtua: Sering Melamun, lalu Menangis

Anak yang Diduga Dicabuli Tetangga di Kebayoran Lama Trauma, Orangtua: Sering Melamun, lalu Menangis

Megapolitan
Buntut Promosi Holywings, Dua Orang Bernama Muhammad Ajukan Gugatan Perdata terhadap PT Aneka Bintang Gading ke PN Tangerang

Buntut Promosi Holywings, Dua Orang Bernama Muhammad Ajukan Gugatan Perdata terhadap PT Aneka Bintang Gading ke PN Tangerang

Megapolitan
Cegah Penyebaran PMK, 71 Hewan Ternak di Tangsel Sudah Disuntik Vaksin

Cegah Penyebaran PMK, 71 Hewan Ternak di Tangsel Sudah Disuntik Vaksin

Megapolitan
Chandrika Chika Bakal Dihadirkan sebagai Saksi dalam Sidang Putra Siregar dan Rico Valentino

Chandrika Chika Bakal Dihadirkan sebagai Saksi dalam Sidang Putra Siregar dan Rico Valentino

Megapolitan
Anak Perempuan di Kebayoran Lama Utara Dicabuli Tetangga, Pelaku Disebut Kerap Memberi Uang ke Korban

Anak Perempuan di Kebayoran Lama Utara Dicabuli Tetangga, Pelaku Disebut Kerap Memberi Uang ke Korban

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Pelintasan Rel Cibitung, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Mayat Pria Ditemukan di Pelintasan Rel Cibitung, Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

Megapolitan
Datangi Polda Metro, Roy Suryo Diperiksa Sebagai Pelapor Unggahan Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Datangi Polda Metro, Roy Suryo Diperiksa Sebagai Pelapor Unggahan Meme Patung Sang Buddha Mirip Jokowi

Megapolitan
Sejarah Jalan Warung Buncit yang Namanya Diganti Anies

Sejarah Jalan Warung Buncit yang Namanya Diganti Anies

Megapolitan
3 Pembegal di Teluknaga Lukai Korban hingga Terluka Parah di Perut

3 Pembegal di Teluknaga Lukai Korban hingga Terluka Parah di Perut

Megapolitan
Kasus PMK di Tangsel Bertambah Jadi 118 Ekor, 100 di Antaranya Sudah Sembuh

Kasus PMK di Tangsel Bertambah Jadi 118 Ekor, 100 di Antaranya Sudah Sembuh

Megapolitan
Wagub DKI: Holywings Dicabut Izinnya, Tak Bisa Dibuka Lagi

Wagub DKI: Holywings Dicabut Izinnya, Tak Bisa Dibuka Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.