Wali Kota Jakarta Utara Tawarkan Warga Kalijodo Alih Profesi

Kompas.com - 13/02/2016, 11:28 WIB
Tampak surat edaran perihal penertiban dan penutupan kawasan Kalijodo yang dikeluarkan oleh Wali Kota Jakarta Utara per tanggal 12 Februari 2016. 


Andri Donnal PuteraTampak surat edaran perihal penertiban dan penutupan kawasan Kalijodo yang dikeluarkan oleh Wali Kota Jakarta Utara per tanggal 12 Februari 2016.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi mengaku telah melayangkan surat edaran sosialisasi kepada warga kawasan Kalijodo yang ada di wilayahnya.

Dalam surat edarannya, Rustam mengaku memberi pilihan kepada warga. Ia menawarkan warga untuk beralih profesi dan pulang kampung.

"Kami akan fasilitasi jika warga Kalijodo menerima penawaran kami. Kalau yang mau pulang kampung, ya kami fasilitasi, misalnya bus," ujar Rustam saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/2/2016).

Ia menjelaskan, ada sekitar lima rukun tetangga (RT) yang berada di wilayah itu. Pemerintah Kota Jakarta Utara pun masih terus lakukan sosialisasi setiap hari.

"Kami masih lakukan tawaran persuasif," kata Rustam.

Dari lima RT itu, diperkirakan ada sekitar 600 kepala keluarga (KK) yang akan ditertibkan. Ia berharap dari sosialisasi yang dilakukan, warga Kalijodo bersedia dibongkar bangunannya.

"Kami sosialisasi saja terus," kata Rustam.

Rencananya, kawasan itu akan diubah kembali menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

Namun, hingga Jumat (12/2/2016) sore, belum tampak aktivitas pendataan ataupun sosialisasi terhadap warga di Kalijodo terkait rencana penertiban.

Salah seorang warga Kalijodo yang tak ingin disebut namanya mengaku belum menerima surat edaran sosialisasi. (Baca: Warga: Belum Ada Sosialisasi Penertiban Kalijodo)

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Cuitan Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 18 September: Bertambah 41 Kasus Positif dan 15 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Jalur Pedestrian di Seputar Istana Bogor Ditutup pada Akhir Pekan untuk Hindari Keramaian

Megapolitan
Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Ojol di Kota Tangerang Didenda Rp 100.000 jika Langgar Protokol Kesehatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X