Kompas.com - 26/04/2016, 14:37 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah untuk berkomunikasi dengan pengurus Masjid Luar Batang, Jakarta Utara. Ahok menginginkan warga setempat menjual lahannya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Makanya saya sudah bilang sama Sekda untuk pengurus masjid, mau enggak kira-kira tetangga mereka 'mewakafkan' atau menjual lahannya kepada DKI," kata Ahok, di Balai Kota, Selasa (26/4/2016).

Saefullah merupakan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah DKI Jakarta. Dengan komunikasi itu, diharapkan warga dapat menyetujui rencana yang diinstruksikan Ahok.

Hal itu bertujuan untuk memperluas Masjid Luar Batang. Ahok ingin menjadikan luas pelataran Masjid Luar Batang.

"Jadi istilahnya mewakafkan supaya masjid itu menjadi indah. Jadi sekeliling masjid itu indah," kata Ahok.

Pemprov DKI Jakarta akan membeli lahan warga yang dilengkapi dengan sertifikat.

"Bukan masjid yang kami beli. Itu yang saya katakan 'mewakafkan'," kata Ahok. (Baca: Ahok Berencana Gusur Luar Batang pada Mei Mendatang)

Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta Oswar Muadzin Mungkasa mengatakan rencana penataan kawasan Luar Batang dimulai dari Masjid Luar Batang.

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, tidak akan membongkar masjid tersebut dan ingin menjadikannya sebagai ikon wisata rohani di Jakarta. Kemudian kawasan itu akan digabung dengan kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Nantinya, Pemprov DKI Jakarta akan menata pedestrian di sepanjang kawasan Kota Tua-Luar Batang.

"Di depan masjid, ada plaza untuk PKL (pedagang kaki lima) dan parkiran. Tempat wisata harus ada parkirannya dong," kata Oswar. (Baca: Luar Batang Kian Panaskan Hubungan Ahok dan Yusril)

Kompas TV Ratusan Orang Gelar Rapat Akbar Tolak Penggusuran
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.