Kompas.com - 10/05/2016, 16:24 WIB
Aktivis Ratna Sarumpaet saat menyambangi Gedung DPRD DKI Jakarta dan berdialog antara warga Kampung Akuarium dengan DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (18/4/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaAktivis Ratna Sarumpaet saat menyambangi Gedung DPRD DKI Jakarta dan berdialog antara warga Kampung Akuarium dengan DPRD DKI Jakarta, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (18/4/2016).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Aktivis Ratna Sarumpaet menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melecehkan warga Pasar Ikan dengan menggusur warga setempat.

"Saya menjelaskan di MUI, warga Pasar Ikan ini adalah warga yang dilecehkan pemerintah daerahnya," kata Ratna.

Ratna menyampaikan hal itu di hadapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang sedang berdialog dengan masyarakat Pasar Ikan, Akuarium, dan Luar Batang di lahan bekas gusuran di Pasar Ikan, Jakarta Utara, Selasa (10/5/2016).

Ratna menyatakan, ia pesimistis terhadap pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebab, menurut dia, tidak ada yang bisa diharapkan dari pemerintahan Ahok.

"Mengharapkan sesuatu dengan model gubernur seperti Ahok, saya nyaris tidak percaya ada yang bisa kita dapatkan," ucap Ratna.

Sebelumnya, dalam dialog dengan MUI, warga Pasar Ikan mengeluarkan curhat mengenai masalah penggusuran. Ketua MUI Pusat Ma'ruf Amin menyatakan keperihatinannya dengan masalah penggusuran di Pasar Ikan, Akuarium, dan rencana penggusuran di Luar Batang.

"Karena itu, MUI coba lakukan pembahasan dan kesimpulannya coba dengar keluhan dari warga," ujar Maruf.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

MUI juga akan mempertahankan Luar Batang dan meminta pemerintah untuk memberikan penggantian kepada masyarakat Pasar Ikan dan Akuarium yang telah digusur.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Megapolitan
Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Megapolitan
Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Megapolitan
KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Megapolitan
Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Megapolitan
Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Megapolitan
Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Megapolitan
Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Megapolitan
Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X