Korlantas Gagas Pembuatan SIM Baru Secara "Online"

Kompas.com - 24/05/2016, 17:59 WIB
Nursita Sari Para pemohon SIM menunggu hasil ujian tulis keluar di loket 5 Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (2/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Korps Lalu Lintas Polri menggagas pembuat Surat Izin Mengemudi (SIM) baru secara "online". Langkah ini untuk menekan praktik calo atau pungutan liar di Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) SIM.

"Kami juga sudah melakukan terobosan SIM online. Jadi pembayaran tidak bersentuhan langsung dengan petugas," kata Kepala Korlantas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto di kantor Ombudsman, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Masyarakat yang hendak membuat SIM baru bisa membayar lewat anjungan tunai mandiri (ATM), tidak perlu lagi membayar tunai ke petugas. Setelah pembayaran, maka ia akan mendapatkan nomor registrasi. Nomor registrasi itu dibawa untuk dipindai di Satpas SIM.

"Baru mengikuti ujian hingga selesai," kata Agung. (Baca: Korlantas: Perpanjang SIM Telat Satu Hari, Pemilik Kendaraan Harus Buat Baru)


Tahun ini, pembuatan SIM online diharapkan terwujud di 13 kota. Langkah yang ditempuh lainnya oleh Korlantas Polri dalam menghilangkan praktik calo yakni sistem first in first out atau disingkat FIFO.

Tak ada masyarakat yang bisa masuk Satpas, kecuali hendak membuat atau memperpanjang SIM.

"Untuk bisa mencapai Ombudsman sampaikan tadi, agar Satpas Steril," tegas Agung. (Baca: Menengok Panjangnya Proses Pembuatan SIM di Satpas Daan Mogot)



EditorFidel Ali

Terkini Lainnya

Sandiaga: Prabowo Tunggu Telepon Jokowi untuk Bertemu

Sandiaga: Prabowo Tunggu Telepon Jokowi untuk Bertemu

Megapolitan
Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Karangan Bunga Dukacita Kerusuhan 22 Mei Bersandar di Wahid Hasyim

Megapolitan
Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Pascakerusuhan, Pusat Perbelanjaan Sarinah Sudah Buka Hari Ini

Megapolitan
Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Fotonya Dipakai dan Disebut Tewas dalam Kerusuhan 22 Mei, Perempuan Ini Lapor Polisi

Megapolitan
Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 'Influencer'

Gelar Hardolnas, Kitabisa.com Libatkan 200 "Influencer"

Megapolitan
FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

FPI Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Warga yang Ikut-ikutan dalam Kerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Sejumlah Ruas Jalan Protokol Masih Ditutup Hari Ini

Megapolitan
Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Sabtu Pagi, Ini Rute Transjakarta yang Tak Beroperasi dan Dialihkan

Megapolitan
Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Viral Video Pria Dipukuli Aparat, Begini Penjelasan Polri

Megapolitan
Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Klarifikasi Sopir dan Perusahaan Pemilik Ambulans Berlogo Gerindra...

Megapolitan
Amien Rais Membantah, 'People Power' Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Amien Rais Membantah, "People Power" Terkait Upaya Menjatuhkan Presiden...

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

[POPULER MEGAPOLITAN] Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra | Anggota TGUPP Jadi Pengacara Prabowo | Amien Rais Diperiksa Polisi

Megapolitan
Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Kisah Pilu Pedagang Korban Rusuh 22 Mei Berujung Undangan ke Istana

Megapolitan
Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Pemilik Warung Korban Penjarahan 22 Mei Tak Menyangka Bertemu Presiden Jokowi

Megapolitan
Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Pedagang Kopi Starling yang Untung 3 Kali Lipat Saat 22 Mei: Mending Dapat seperti Biasa daripada Ribut Begini...

Megapolitan

Close Ads X