Alumni ITB Berupaya Berikan Kajian Menyeluruh soal Reklamasi Jakarta

Kompas.com - 05/08/2016, 09:42 WIB
Suasana proyek pembangunan reklamasi Teluk Jakarta di kawasan Pantai Utara, Jakarta Utara, Rabu (11/5/2016). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghentikan sementara proyek reklamasi Pulau C, D, dan G, lantaran dinilai melanggar izin dan perundang-undangan mengenai lingkungan hidup. KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGSuasana proyek pembangunan reklamasi Teluk Jakarta di kawasan Pantai Utara, Jakarta Utara, Rabu (11/5/2016). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghentikan sementara proyek reklamasi Pulau C, D, dan G, lantaran dinilai melanggar izin dan perundang-undangan mengenai lingkungan hidup.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik tentang reklamasi di Teluk Jakarta terus berlanjut. Hal ini, menurut anggota-anggota Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB),  telah membuat Presiden Joko Widodo meminta para alumni ITB untuk memberi pencerahan terkait reklamasi   itu.

Selama tiga bulan ke depan, Tim Panel Ahli yang terdiri dari tujuh anggota dari berbagai bidang, akan meneliti Teluk Jakarta secara komprehensif. Hasilnya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo dan diharapkan dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan.

Ketujuh orang itu adalah Bernardus Djonoputro yang berlatar belakang tata ruang, Ivonne Milichristi Radjawane dengan keahlian oseanografi, Agustan yang ahli di bidang pengindraan jauh, Hendricus Andy Simarmata dengan latar belakang lingkungan, Febriano Hadisetiawan dengan keahlian maritim, Imam Ahmad Sadisun yang ahli di bidang geologi, dan Sari Wahjuni yang merupakan ahli bidang hukum.

Serba ilmiah

Ketua Tim Panel Ahli, Bernardus Djonoputro, mengatakan, kajian itu sangat dapat diandalkan sebagai dasar kebijakan karena memiliki basis ilmiah yang kuat. Pendekatannya teknokratis, artinya pengelolaan yang berkelanjutan, aman, resilience, produktif, dan berkeadilan bagi semua pemangku kepentingan.

Selama ini, kata Bernardus, belum ada kajian ilmiah soal Teluk Jakarta yang komprehensif dan menyeluruh. Kajian parsial selama ini belum menyertakan aspek urban seperti kesejahteraan, perilaku masyarakat, dan sebagainya. Apalagi perang opini yang terbentuk jarang berlandaskan kajian ilmiah.

"Pendekatan komprehensif kami lihat belum secara full dilakukan pemerintah karena Kementerian Kelautan dan Perikanan kerja sendiri, Menko Kemaritiman kerja sendiri, Pemprov DKI kerja sendiri, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup kerja sendiri. Satu kementerian yang tidak bekerja, malahan paling penting itu kementerian Agraria dan Tata Ruang," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apa saja yang akan dilakukan selama tiga bulan ke depan?

Bernardus menjelaskan, mereka akan melakukan survei instansional ke Badan Informasi Geospasial, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, BMKG, hingga Bappenas.

Sejumlah studi literatur juga akan didalami dari Jakarta Emergency Dredging Initiative, Jakarta Coastal Defence Strategy, National Capital Integrated Coastal Development, Rencana Tata Ruang dan Wilayah, serta beberapa kajian lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin Bekasi

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.