Wisnu Nugroho
Pemimpin Redaksi Kompas.com

Wartawan Kompas. Pernah bertugas di Surabaya, Yogyakarta dan Istana Kepresidenan Jakarta dengan kegembiraan tetap sama: bersepeda. Menulis sejumlah buku tidak penting.

Tidak semua upaya baik lekas mewujud. Panjang umur upaya-upaya baik ~ @beginu

Ahok Benar, Jakarta Tidak Ada Bandingannya

Kompas.com - 22/08/2016, 07:11 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini antre keluar pesawat dari baris belakang setelah penerbangan dari Jakarta-Surabaya, Jumat (19/8/2016). Kompas/Wisnu NugrohoWali Kota Surabaya Tri Rismaharini antre keluar pesawat dari baris belakang setelah penerbangan dari Jakarta-Surabaya, Jumat (19/8/2016).
EditorHeru Margianto

Jika Ahok sudah kita ketahui bagaimana ceplas-ceplos dan suara lantangnya melalui media selama bekerja, Risma cenderung hening dalam kerja-kerjanya. Sejumlah orang yang saya jumpai di Surabaya menyebut keheningan ini.

Keheningan itu saya rasakan saat tanpa sengaja berada dalam satu penerbangan dari Jakarta menuju Surabaya, Jumat (19/8/2016) pagi. Di penerbangan GA 302, saya duduk di barisan belakang di kursi 37H dan Risma persis di depan saya di kursi 36H.

Mengenakan celana panjang hitam dan batik warna hijau kecoklatan dipadu jilbab warna senada, tak banyak yang mengenali dirinya. Ketika berdiri sekitar 10 menit untuk antre keluar pesawat dari barisan balakang, tak ada kehebohan karena kehadirannya.

Dalam penerbangan itu, Risma bersama tiga perempuan dan satu laki-laki dengan bawaan masing-masing. Mereka berjalan melintasi terminal Bandara Juanda seperti layaknya penumpang lainnya tanpa pengawalan.

Beberapa petugas di bandara menyapa Risma yang cepat sekali jalannya. Risma membalas senyum dan sapa tanpa kehebohan.

Saat keluar terminal, Risma lantas naik mobil hitam tanpa penanda bahwa itu mobil wali kota. Tidak ada penyambutan untuk Risma seperti sering terjadi pada pejabat-pejabat di Jakarta yang datang dari luar kota melalui bandara .

Untuk nihilnya penyambutan ini, mungkin benar kata Ahok, Surabaya tidak selevel Jakarta. Jakarta tidak ada bandingannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Soal tandingan petahana di Jakarta, Pilkada DKI Jakarta 2012 bisa jadi tempat berkaca. Yang ditetapkan di akhir-akhir dengan pertimbangan matang bisa mengubah dan kemudian memenangkan pertandingan yang semula diperkirakan tidak akan seimbang.

Untuk pertandingan ini, Risma yang potensial sebagai lawan sepadan petahana ini irit bicara. Perempuan yang beberapa kali bertemu Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri ini mengaku masih bertahan di Surabaya. Pernyataan serupa disampaikan sesaat setelah kembali dari Jakarta, Jumat lalu.

Sampai kapan Risma bertahan di Surabaya? Masih ada waktu sebulan untuk mendapat pastinya jawaban. Pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta dari partai politik akan dibuka, 19-21 September 2016. 

Sebulan ke depan, ketidakpastian-ketidakpastian akan menemukan kepastian. Sebaliknya, hal yang tampaknya sudah pasti, bisa menjadi ketidakpastian. Partai politik yang semula dicemooh dan diabaikan akan memegang peranan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2

Mulai Hari Ini Jakarta Kembali Berstatus PPKM Level 2

Megapolitan
Babak Baru Formula E di Jakarta: Politikus Jadi Panitia, KPK Diminta Ikut Awasi

Babak Baru Formula E di Jakarta: Politikus Jadi Panitia, KPK Diminta Ikut Awasi

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Idap Demensia, Bilang Hendak Kerja padahal Sudah Pensiun

Megapolitan
Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Marak Kasus Pelecehan Seksual, Masih Layakkah Depok Sandang Status Kota Layak Anak?

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 29 November: Tambah 41 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Cerita Dua Korban Mafia Tanah, Empat Tahun Menanti Kasusnya Terungkap, Berharap Aset Kembali

Megapolitan
Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Ketika Anies Kembali Bergabung dalam Demo Buruh, Ikut Kritik UMP DKI dan Terpaksa Teken SK

Megapolitan
Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Reuni 212 Batal di Jakarta, Wagub DKI: Keputusan yang Sangat Bijak

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.