Sandiaga Diberi Penghargaan oleh Kampusnya, George Washington University

Kompas.com - 28/10/2016, 10:06 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berbincang dengan pewarta saat menghadiri konferensi internasional di Hotel Bidakara, Selasa (25/10/2016). KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERACalon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berbincang dengan pewarta saat menghadiri konferensi internasional di Hotel Bidakara, Selasa (25/10/2016).
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sandiaga Uno, mendapatkan gelar Distinguished Research Professor in Residence dari Universitas George Washington, Amerika Serikat.

Gelar tersebut diberikan secara langsung oleh Linda A Livingstone, Ph.D., Dekan dan Professor Management School of Business, The George Washington University, sebagai bentuk penghargaan atas konsistensi Sandiaga Uno terhadap kewirausahaan.

Fokus Sandiaga pada bidang tersebut yang ditunjukkan melalui disertasi dan penelitian doktoral menjadi pertimbangan bagi pihak universitas dalam memberikan penghargaan kepada alumnus yang terus-menerus mengabdikan dirinya di dunia wirausaha.

Penghargaan yang diberikan George Washington University kepada Sandiaga Uno dikemas dalam acara Asia Business Leader Symposium yang dilaksanakan pada Rabu (26/10/2016) waktu AS.

Sandiaga berorasi pada acara penghargaan tersebut. Ia menyatakan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya serta merasa terhormat karena menerima penghargaan tersebut.

"Saya juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada George Washington University yang merupakan almamater saya, khususnya School of Business. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi saya untuk lebih konsisten memperhatikan bidang kewirausahaan di Indonesia dan Jakarta pada khususnya," kata Sandiaga seperti dikutip kantor Antara, Kamis.

Pasangan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilkada DKI juga mengharapkan semakin banyak wirausahawan untuk menggerakkan ekonomi Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan data tahun lalu, wirausaha di Indonesia hanya sebesar 1,65 persen dari jumlah penduduk. Jika dibandingkan dengan Singapura yang tujuh persen penduduknya merupakan wirausahawan, tentu saja Indonesia jauh tertinggal.

"Oleh karena itu, dunia usaha perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak wirausahawan, terutama dari generasi muda, minimal dapat menyamai persentase negara-negara tetangga. Saya optimistis hal tersebut bisa tercapai jika kita sama-sama berusaha," kata dia.

Sandiaga merupakan lulusan George Washington University pada 1992. Ia meraih Master of Business Administration, The George Washington Universitas, di Washington setelah sebelumnya pada 1990, ia meraih gelar Bachelor of Business Administration, dari The Wichita State University, Kansas, Amerika Serikat.

Pada Pilkada DKI, ada tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, yakni Anies Baswedan - Sandiaga Uno, Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat, dan Agus Harimurti Yudhoyono - Sylviana Murni.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Aksi Penembakan di Exit Tol Bintaro yang Tewaskan Satu Orang...

Misteri Aksi Penembakan di Exit Tol Bintaro yang Tewaskan Satu Orang...

Megapolitan
Buruh Akan Kepung Balai Kota Hari Ini, Minta Anies Cabut Keputusan UMP DKI 2022

Buruh Akan Kepung Balai Kota Hari Ini, Minta Anies Cabut Keputusan UMP DKI 2022

Megapolitan
Gara-gara “Salam dari Binjai”, Pohon Pisang Milik Warga Depok Dirusak oleh Para Bocah

Gara-gara “Salam dari Binjai”, Pohon Pisang Milik Warga Depok Dirusak oleh Para Bocah

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG untuk Jabodebek: Waspada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG untuk Jabodebek: Waspada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.