Tak Kampanye di Hari Pertama, Ahok ke Mana?

Kompas.com - 28/10/2016, 18:42 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  diabadikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). Partai PDI P mengusung Ahok dan Djarot untuk pilkada DKI 2017 mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIBasuki Tjahaja Purnama (Ahok) diabadikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). Partai PDI P mengusung Ahok dan Djarot untuk pilkada DKI 2017 mendatang.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tak berkampanye pada hari pertama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017, Jumat (28/10/2016).

Pria yang akrab disapa Ahok tersebut tidak terlihat mengunjungi warga maupun blusukan dari kampung ke kampung.

"Aku antar anak ke kampus UI Depok dan lihat kondisi apartemen sewanya," kata Ahok, kepada Kompas.com, Jumat (28/10/2016).

(Baca: Balai Kota DKI Jakarta Tanpa Ahok...)

Adapun putra pertama Ahok, Nicholas Sean Purnama, baru saja diterima kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Ahok belum bisa memastikan kapan dirinya akan mulai berkampanye. Dia menyerahkan urusan kampanye kepada tim pemenangannya.

Menurut Ahok, konsep kampanyenya akan dibuat dengan penyelenggaraan festival, makan berbayar, fundraising, dan lain-lain.

"Tim yang atur," ucap Ahok.

(Baca: Ahok Unggah Video Ucapan Sumpah Pemuda Bareng Sejumlah Selebriti)

Sementara itu, calon wakil gubernur DKI Jakarta yang mendampingi Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Djarot Saiful Hidayat, sudah mulai kampanye dan menemui warga.

Politisi PDI Perjuangan itu juga sempat beribadah shalat Jumat di Masjid Al Mujahidin, Jalan Danakarya, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Pasangan Ahok-Djarot diusung PDI Perjuangan, Partai Golkar, Nasdem, dan Hanura.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Megapolitan
Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Megapolitan
Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Megapolitan
Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah per Hari, Separuh Lebih Korban Covid-19

Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah per Hari, Separuh Lebih Korban Covid-19

Megapolitan
Pemalsuan Keterangan Hasil Swab Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Pemalsuan Keterangan Hasil Swab Timbulkan Klaster Covid-19 di Pesawat

Megapolitan
Mulai Hari Ini Jam Operasional Transjakarta Diperpanjang

Mulai Hari Ini Jam Operasional Transjakarta Diperpanjang

Megapolitan
Depok Catat 4.792 Pasien Covid-19 Masih Dirawat atau Diisolasi

Depok Catat 4.792 Pasien Covid-19 Masih Dirawat atau Diisolasi

Megapolitan
Setahun Wafatnya Johny Indo, Mantan Preman Perampok Emas yang Peduli Rakyat Kecil

Setahun Wafatnya Johny Indo, Mantan Preman Perampok Emas yang Peduli Rakyat Kecil

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Bodetabek Diprediksi Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta Cerah, Bodetabek Diprediksi Hujan Hari Ini

Megapolitan
6 Fakta Aksi Mesum di Halte Senen: Perempuan Dibayar Rp 22.000, Cuek Ditegur Warga

6 Fakta Aksi Mesum di Halte Senen: Perempuan Dibayar Rp 22.000, Cuek Ditegur Warga

Megapolitan
Cerita Pilu Perawat Saksikan Suami Istri yang Terpisah Maut karena Covid-19

Cerita Pilu Perawat Saksikan Suami Istri yang Terpisah Maut karena Covid-19

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: Ada 62 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Jadi 5.675

UPDATE 25 Januari: Ada 62 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Jadi 5.675

Megapolitan
PPKM Kota Tangerang Diperpanjang Mulai Besok Sampai 8 Februari

PPKM Kota Tangerang Diperpanjang Mulai Besok Sampai 8 Februari

Megapolitan
Mulai Besok, Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 21.00 WIB

Mulai Besok, Transjakarta Beroperasi hingga Pukul 21.00 WIB

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Sebut Dana Formula E Harusnya Bisa Digunakan untuk Tangani Covid-19

Anggota DPRD DKI Sebut Dana Formula E Harusnya Bisa Digunakan untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X