Kompas.com - 02/11/2016, 14:30 WIB
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kelurahan Tegal Alur, Darwo, menilai, pungutan uang untuk membiayai pemilihan ketua RT/RW di suatu wilayah diperbolehkan.

Sebab, kata dia, pemilihan ketua RT atau RW termasuk kegiatan yang pembiayaannya diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 171 Tahun 2016 tentang Pedoman Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

(Baca juga: Pemilihan Ketua RT di Tegal Alur Dipungut Rp 1,5 Juta, Ini Kata Panitianya)

Berdasarkan pergub tersebut, pembiayaan kegiatan RT atau RW ini dapat melalui swadaya masyarakat.

"Di Pasal 44, ada ketentuan tentang pembiayaan dan pengelolaan kekayaan RT dan atau RW. Ada empat sumber pembiayaan pelaksanaan kegiatan, yaitu swadaya dari penduduk, pemerintah, dan atau pemerintah daerah, bantuan lain yang sah dan tidak mengikat, serta usaha-usaha lain yang sah," kata Darwo saat ditemui Kompas.com, Rabu (2/11/2016) siang.

Ia mengomentari adanya pungutan Rp 1,5 juta pada pemilihan ketua RT 10 RW 15 Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

Kendati demikian, menurut Darwo, besaran uang untuk kegiatan itu ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah warga, dalam hal ini semua penduduk di RT atau RW yang dimaksud.

"Kesepakatan harus dari musyawarah. Enggak bisa main nentuin sendiri. Selain itu, enggak bisa juga misalnya salah satu calon mau nyumbang, lalu warga disuruh pilih dia, itu tidak boleh karena sifatnya mengikat," tutur Darwo.

(Baca juga: Ada Pungutan Rp 1,5 Juta pada Pemilihan Ketua RT di Kelurahan Tegal Alur)

Adapun ketua panitia pemilihan merupakan kepala seksi pemerintahan atau PNS (Pegawai Negeri Sipil) kelurahan yang ditunjuk oleh lurah.

Untuk Kelurahan Tegal Alur, Ketua Panitia Pemilihan RT dan RW adalah Adit Pratama yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Tegal Alur.

Selain ketua, anggota Panitia Pemilihan yang lain adalah sekretaris dari pengurus RW, perwakilan pengurus RT, dan dua tokoh masyarakat yang dipilih oleh ketua dalam musyawarah RT bersama pengurus RW.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara ke PIK Avenue Naik Transportasi Umum

Cara ke PIK Avenue Naik Transportasi Umum

Megapolitan
Rute Kereta Progo dan Jadwalnya 2022

Rute Kereta Progo dan Jadwalnya 2022

Megapolitan
Rute Kereta Mutiara Selatan dan Jadwalnya 2022

Rute Kereta Mutiara Selatan dan Jadwalnya 2022

Megapolitan
7 Toko Oleh-Oleh Nusantara di Jakarta

7 Toko Oleh-Oleh Nusantara di Jakarta

Megapolitan
10 Tempat Bermain Anak di Mall Jakarta

10 Tempat Bermain Anak di Mall Jakarta

Megapolitan
Bank dan Toserba di Cengkareng Sudah Tutup saat Penembakan, Dipastikan Tak Ada Korban

Bank dan Toserba di Cengkareng Sudah Tutup saat Penembakan, Dipastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
2 Pencuri Masuk Rumah Warga Kalideres Lewat Jendela, 2 Ponsel dan Tas Berisi Surat Berharga Raib

2 Pencuri Masuk Rumah Warga Kalideres Lewat Jendela, 2 Ponsel dan Tas Berisi Surat Berharga Raib

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Resapan Air di Cikarang Utara

Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Resapan Air di Cikarang Utara

Megapolitan
Warga Jakbar Dilatih jadi Duta Wisata hingga Kembangkan Potensi Rekreasi Wilayah

Warga Jakbar Dilatih jadi Duta Wisata hingga Kembangkan Potensi Rekreasi Wilayah

Megapolitan
Pengemudi Taksi Online Diserang Penumpang di Tambun, Korban Ungkap Ciri-Ciri Pelaku

Pengemudi Taksi Online Diserang Penumpang di Tambun, Korban Ungkap Ciri-Ciri Pelaku

Megapolitan
Warga Kecolongan Motor saat Shalat Ashar di Masjid Kawasan Sawangan Depok

Warga Kecolongan Motor saat Shalat Ashar di Masjid Kawasan Sawangan Depok

Megapolitan
Teralis Besi di Rumah Warga Tambora, Melindungi saat Kerusuhan 1998, Memerangkap saat Kebakaran

Teralis Besi di Rumah Warga Tambora, Melindungi saat Kerusuhan 1998, Memerangkap saat Kebakaran

Megapolitan
Kronologi Sopir Taksi Online Diserang di Tambun, Sempat Melawan dan Kepala Dihantam

Kronologi Sopir Taksi Online Diserang di Tambun, Sempat Melawan dan Kepala Dihantam

Megapolitan
Polisi Tak Temukan Indikasi Perampokan dalam Kasus Penembakan Bank Swasta di Cengkareng

Polisi Tak Temukan Indikasi Perampokan dalam Kasus Penembakan Bank Swasta di Cengkareng

Megapolitan
Cegah Kasus Siswa Lompat dari Lantai 3 Kembali Terjadi, SMPN 52 Jakarta Terapkan Langkah Antisipasi

Cegah Kasus Siswa Lompat dari Lantai 3 Kembali Terjadi, SMPN 52 Jakarta Terapkan Langkah Antisipasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.