Kompas.com - 18/11/2016, 18:33 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta memutuskan, penghadangan terhadap calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, di Kembangan Utara, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu, tergolong tindak pidana pemilu dengan terlapor NS.

Bawaslu akan menyerahkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.

Penyidik Subdit 1 Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKP Fadilah, mengatakan, polisi memiliki waktu 14 hari untuk menangani dan merampungkan berkas perkara ini sebelum diserahkan ke kejaksaan.

"Bawaslu akan datang ke Polda nanti bikin laporan. Dasar laporan itulah polisi akan melakukan upaya. Kita punya waktu 14 hari sampai berkas ke kejaksaan paling lama," ujar Fadilah di Kantor Bawaslu DKI, Sunter Agung, Jakarta Utara, Jumat (18/11/2016).

(Baca juga: Bawaslu: 3 Laporan Penghadangan Ahok-Djarot Tak Penuhi Unsur Pidana)

Selama 14 hari tersebut, polisi akan melakukan penyidikan dengan melakukan gelar perkara, pemeriksaan saksi, hingga penyitaan barang bukti yang sah.

Setelah itu, polisi akan menyerahkan berkas perkara ke kejaksaan.

"Di kejaksaan tiga hari paling lama. Berkas dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi atau dilanjutkan. Kalau sudah (dilengkapi), kita kembalikan lagi ke jaksa," kata dia.

(Baca juga: Tim Ahok-Djarot Apresiasi Keputusan Bawaslu soal Penolakan Kampanye di Kembangan)

Penyidik Subdit 1 Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Raindra Ramadansyah, menyampaikan, saat penyidikan, polisi tidak bisa menahan NS.

Sebab, pasal yang disangkakan terhadap NS tidak memenuhi ketentuan untuk dilakukan penahanan.

"Kan ada syaratnya orang bisa ditahan, inu bukan masuk sebagai ancaman hukuman pidana yang dapat dilakukan penahanan," ucap Ramadansyah dalam kesempatan yang sama.

Kompas TV Inilah Sanksi Bagi Penghadang Kampanye
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan DI Panjaitan Cawang Terendam Banjir, Ketinggian Sempat Capai 40 cm

Jalan DI Panjaitan Cawang Terendam Banjir, Ketinggian Sempat Capai 40 cm

Megapolitan
Tol BSD Ditutup Imbas Terendam Banjir hingga 70 Cm, Pengemudi Diminta Putar Balik

Tol BSD Ditutup Imbas Terendam Banjir hingga 70 Cm, Pengemudi Diminta Putar Balik

Megapolitan
Dinas Kesehatan: 594 Bayi di Tangsel Sudah Diberikan Vaksin PCV Gratis

Dinas Kesehatan: 594 Bayi di Tangsel Sudah Diberikan Vaksin PCV Gratis

Megapolitan
Naik Turun Bus Transjakarta Wajib 'Tap In-Tap Out' agar Kartu Tak Terblokir

Naik Turun Bus Transjakarta Wajib "Tap In-Tap Out" agar Kartu Tak Terblokir

Megapolitan
Tol BSD Tangsel Terendam Banjir, Pengemudi Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Tol BSD Tangsel Terendam Banjir, Pengemudi Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Megapolitan
Jalan Sultan Ageng Tirtayasa 1 Kunciran Terendam Banjir, Ketinggian Air sampai 60 Cm

Jalan Sultan Ageng Tirtayasa 1 Kunciran Terendam Banjir, Ketinggian Air sampai 60 Cm

Megapolitan
Polda Metro: Kasus Konten Prank Baim Wong Bisa di-Restorative Justice

Polda Metro: Kasus Konten Prank Baim Wong Bisa di-Restorative Justice

Megapolitan
Jalan Puri Mutiara Raya Cipete Terendam Banjir, Sejumlah Motor Mogok

Jalan Puri Mutiara Raya Cipete Terendam Banjir, Sejumlah Motor Mogok

Megapolitan
Harga Elpiji 3 Kg di Depok Naik, Pedagang: Banyak Pembeli yang Kaget

Harga Elpiji 3 Kg di Depok Naik, Pedagang: Banyak Pembeli yang Kaget

Megapolitan
Berpapasan dengan Polisi, Sekelompok Pemuda Langsung Ngebut lalu Tiarap di Semak-semak Kuburan

Berpapasan dengan Polisi, Sekelompok Pemuda Langsung Ngebut lalu Tiarap di Semak-semak Kuburan

Megapolitan
Penumpukan Penumpang di Sejumlah Halte Transjakarta, JakLingko Pastikan Mesin 'Tap In-Tap Out' Tidak Rusak

Penumpukan Penumpang di Sejumlah Halte Transjakarta, JakLingko Pastikan Mesin "Tap In-Tap Out" Tidak Rusak

Megapolitan
Pos Pantau Cipinang Hulu Siaga 3, BPBD DKI: Warga Bantaran Sungai  di 11 Wilayah Diminta Waspadai Banjir

Pos Pantau Cipinang Hulu Siaga 3, BPBD DKI: Warga Bantaran Sungai di 11 Wilayah Diminta Waspadai Banjir

Megapolitan
Sengaja Cari Musuh, 5 Remaja di Penjaringan Bacok Korban secara Acak

Sengaja Cari Musuh, 5 Remaja di Penjaringan Bacok Korban secara Acak

Megapolitan
Banjir di Perumahan Cipayung Mas hingga 60 Cm, BPBD Tangsel Siagakan Perahu Karet

Banjir di Perumahan Cipayung Mas hingga 60 Cm, BPBD Tangsel Siagakan Perahu Karet

Megapolitan
Pintu Air Pesanggrahan Siaga 3, BPBD DKI Jakarta: Air Bakal Sampai ke PA Cengkareng Drain 4,5 Jam ke Depan

Pintu Air Pesanggrahan Siaga 3, BPBD DKI Jakarta: Air Bakal Sampai ke PA Cengkareng Drain 4,5 Jam ke Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.