Ahok dan Djarot Akan Batasi Pertemuan dengan Relawan di Rumah Lembang

Kompas.com - 29/12/2016, 17:13 WIB
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama warga Pamulang yang mendukungnya di Rumah Lembang, Menteng, Jumat (23/12/2016). Jessi Carina Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama warga Pamulang yang mendukungnya di Rumah Lembang, Menteng, Jumat (23/12/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris tim sukses pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Ace Hasan Sadzily, mengatakan pertemuan para relawan dengan pasangan calon Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, akan dibatasi.

Alasannya, tim pemenangan bersama Ahok dan Djarot akan fokus menyusun strategi dan merencanakan optimalisasi pemenangan Pilkada DKI yang berlangsung sekitar satu setengah bulan lagi.

"Kegiatan pertemuan Basuki dan Djarot bersama warga di Rumah Lembang akan dilanjutkan 4 Januari 2017. Mungkin waktunya akan dikurangi, tetapi kualitas pertemuan bersama warga akan ditingkatkan. Begitu pula dengan blusukannya," kata Ace melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (29/12/2016) sore.

Rapat koordinasi bersama tim pemenangan yang dimaksud telah berlangsung pada hari ini. Hal itu sekaligus menjelaskan rencana kampanye Ahok yang tadinya hendak dilaksanakan di daerah Pancoran dan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada hari ini. Namun rencana itu dibatalkan karena Ahok menghadiri agenda internal.

Menurut Ace, kehadiran Rumah Lembang sudah banyak menciptakan terobosan tersendiri, salah satunya soal jumlah kunjungan warga. Selama ini, ketika ada Ahok di Rumah Lembang, tutur Ace, warga yang datang bisa mencapai 1.000 sampai 1.500 orang.

Selama libur Natal dan Tahun Baru beberapa hari ini, warga juga tetap mengunjungi Rumah Lembang untuk berdonasi dalam gerakan Kampanye Rakyat.

"Per tanggal 14 November sampai 23 Desember, donasi yang terkumpul mencapai Rp 1,8 miliar dari 1.600 warga yang berpartisipasi. Sedangkan total penggalangan dana secara non-tunai mencapai sekitar Rp 56 miliar," kata Ace.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.