Kompas.com - 06/01/2017, 16:25 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif, mengucapkan selamat untuk warga Bukit Duri yang memenangi gugatan atas Pemprov DKI di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Syarif mengatakan, kemanangan itu merupakan hasil perjuangan panjang masyarakat. Selama ini, kata dia, Komisi A selalu memediasi warga dan Pemprov DKI terkait rencana penggusuran.

Komisi A selalu meminta pemerintah kota untuk melakukan dialog sebelum melakukan penggusuran.

"Saya ucapkan selamat untuk warga Bukit Duri. Penantian keadilan yang panjang dan melelahkan saya dan warga Bukit Duri akhirnya terwujud," ujar Syarif kepada Kompas.com, Jumat (6/1/2017).

Kompas.com/Robertus Belarminus Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra, Syarif, menilai penggusuran di RT 09 RW 04, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016) sebagai hal yang ilegal. Foto diambil saat Syarif berada di lokasi, Kamis.
Dia juga berencana memanggil Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi. Syarif mengatakan, Komisi A ingin mengetahui langkah Pemprov DKI selanjutnya setelah kalah gugatan.

Menurut dia, sebenarnya ada 10 lokasi penggusuran yang kasusnya sama seperti warga Bukit Duri. Hanya saja, warga setempat tidak berani melakukan perlawanan dengan menggugat ke pengadilan.

"Nanti saya rapat internal komisi A dulu untuk memanggil tiga wali kota dan biro hukum," ujar Syarif.

Sebelumnya, PTUN mengabulkan gugatan warga Bukit Duri terhadap surat peringatan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Jakarta Selatan kepada mereka. Majelis hakim membatalkan SP 1, 2, dan 3 tersebut karena dinilai melanggar undang-undang.

Adapun kawasan Bukit Duri sudah digusur pada September 2016. Rumah-rumah warga yang memenangi gugatan sudah rata dengan tanah.

Kuasa hukum warga Bukit Duri, Vera Wenny Soemarwi, mengatakan bahwa hakim mewajibkan Pemprov DKI untuk memberikan ganti rugi.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta wajib memberikan ganti rugi yang layak kepada warga Bukit Duri akibat dari diterbitkannya SP 1, 2, dan 3, dihancurkannya rumah-rumah warga, dan dirampasnya tanah-tanah warga tanpa kompensasi yang layak," ujar Vera melalui keterangan tertulis di www.ciliwungmerdeka.org, Kamis (5/1/2017).

Kompas TV Pembersihan Puing Bangunan di Bukit Duri Dilakukan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Obat Kuat untuk Berhubungan Badan dengan PSK, Seorang Pria Tewas di Balkon Apartemen

Minum Obat Kuat untuk Berhubungan Badan dengan PSK, Seorang Pria Tewas di Balkon Apartemen

Megapolitan
Ingin Ungkap Aksi Pencurian Pakaian Dalam Wanita di Cipete, Korban Diam-diam Lakukan Hal Ini

Ingin Ungkap Aksi Pencurian Pakaian Dalam Wanita di Cipete, Korban Diam-diam Lakukan Hal Ini

Megapolitan
Revitalisasi Halte Berpotensi Usik Cagar Budaya, Transjakarta Diminta Segera Merespons

Revitalisasi Halte Berpotensi Usik Cagar Budaya, Transjakarta Diminta Segera Merespons

Megapolitan
'Setiap Demo, Kami Dihalangi Kawat Berduri-Tembok Beton, Bukti Penghuni Istana dan Rakyat Berjarak...'

"Setiap Demo, Kami Dihalangi Kawat Berduri-Tembok Beton, Bukti Penghuni Istana dan Rakyat Berjarak..."

Megapolitan
Diiming-imingi Gaji Besar oleh Penyalur PMI Ilegal, Korban: Syaratnya Cuma Kartu Identitas dan Izin dari Suami

Diiming-imingi Gaji Besar oleh Penyalur PMI Ilegal, Korban: Syaratnya Cuma Kartu Identitas dan Izin dari Suami

Megapolitan
Grebek Pejabat ASN Dinas Pendidikan Jakbar Selingkuh, Sang Istri Bakal Mengadu ke Wali Kota Jakbar

Grebek Pejabat ASN Dinas Pendidikan Jakbar Selingkuh, Sang Istri Bakal Mengadu ke Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Anies Diminta Hentikan Revitalisasi Halte yang Berpotensi Usik Visual Cagar Budaya

Anies Diminta Hentikan Revitalisasi Halte yang Berpotensi Usik Visual Cagar Budaya

Megapolitan
Wali Kota Idris: Perda Penyelenggaraan Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri

Wali Kota Idris: Perda Penyelenggaraan Kota Religius Depok Ditolak Kemendagri

Megapolitan
Stok Vaksin Habis, Vaksinasi Dosis Empat bagi Nakes di Kabupaten Tangerang Jauh dari Target

Stok Vaksin Habis, Vaksinasi Dosis Empat bagi Nakes di Kabupaten Tangerang Jauh dari Target

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Luas Halte Bundaran HI Harus Bertambah, Mengikuti Kenaikan Jumlah Penumpang

Wagub DKI Sebut Luas Halte Bundaran HI Harus Bertambah, Mengikuti Kenaikan Jumlah Penumpang

Megapolitan
Seorang Perempuan di Cilandak Sudah 3 Kali Kehilangan Jemuran Pakaian Dalam, Aksi Pencurinya Terekam Ponsel

Seorang Perempuan di Cilandak Sudah 3 Kali Kehilangan Jemuran Pakaian Dalam, Aksi Pencurinya Terekam Ponsel

Megapolitan
Ratusan Massa Geruduk Balkot DKI untuk Tagih Janji Anies Cabut Pergub Penggusuran

Ratusan Massa Geruduk Balkot DKI untuk Tagih Janji Anies Cabut Pergub Penggusuran

Megapolitan
Remaja 14 Tahun di Kelapa Gading Diduga Diperkosa Kakak Adik Tetangganya

Remaja 14 Tahun di Kelapa Gading Diduga Diperkosa Kakak Adik Tetangganya

Megapolitan
Sopir Diduga Mengantuk, Truk Terguling lalu Tabrak Warung dan Pangkalan Ojek di Pamulang

Sopir Diduga Mengantuk, Truk Terguling lalu Tabrak Warung dan Pangkalan Ojek di Pamulang

Megapolitan
Ada Demo Mahasiswa di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup Sementara

Ada Demo Mahasiswa di Kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.