Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/01/2017, 18:46 WIB
Jessi Carina

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta Subejo mengatakan, pemadaman kebakaran di Pasar Senen masih terus dilakukan hingga Kamis (19/1/2017) petang.

Namun, petugas sudah mulai bisa mengendalikan api yang membakar Blok I dan II Pasar Senen tersebut.

"Secara umum, api sudah bisa dikendalikan, tapi memang masih banyak," ujar Subejo di lokasi kejadian, Kamis (19/1/2017). Asap hitam masih mengepul dari pasar itu.

(Baca juga: Cerita Petugas Taklukkan Api di Pasar Senen yang Sudah 12 Jam Tidak Padam )

Subejo mengatakan, hal ini karena pasar dipenuhi dengan material tekstil yang mudah terbakar. Oleh karena itu, meski apinya kecil, asap yang dihasilkan terlihat pekat.

Subejo mengatakan, asap tersebut cukup mengganggu pemadam kebakaran yang bertugas. Angin yang kencang juga memperparah situasi.

"Cuma sekarang supply airnya sudah mulai terjaga," ujar Subejo.

Sampai sore hari ini, ada 280 pemadam kebakaran yang dikerahkan. Subejo mengaku belum bisa memperkirakan kapan api akan betul-betul padam.

(Baca juga: Sylvi Duga Sistem Peringatan Dini di Pasar Senen Tak Berfungsi)

Subejo mengatakan, kecepatan pemadaman tergantung pada jumlah supply air yang tersedia.

"Tapi kita akan usaha untuk tetap maksimal lah, sehingga sampai jam berapa pun kita akan tetap melakukan upaya pemadaman," ujar Subejo.

Kompas TV Aparat Kepolisian Membantu Pedagang Pindahkan Barang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Hakim Kesampingkan Status Wartawan Aiman Witjaksono Saat Putuskan Gugatan Praperadilan

Hakim Kesampingkan Status Wartawan Aiman Witjaksono Saat Putuskan Gugatan Praperadilan

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Pengguna Air Tanah di Jakarta Menurun Sejak Muncul Larangan

Pemprov DKI Sebut Pengguna Air Tanah di Jakarta Menurun Sejak Muncul Larangan

Megapolitan
Mantan Suami Artis Ternama Sempat Lewati Lokasi Kejadian Sebelum Tembak Temannya di Jatinegara

Mantan Suami Artis Ternama Sempat Lewati Lokasi Kejadian Sebelum Tembak Temannya di Jatinegara

Megapolitan
Anaknya Dibunuh, Sang Ibu Berharap Kakak Kandungnya Dihukum Mati

Anaknya Dibunuh, Sang Ibu Berharap Kakak Kandungnya Dihukum Mati

Megapolitan
Remaja Dibunuh Pamannya, Ibu Korban Kira Anaknya Tewas karena Jatuh saat Kebakaran

Remaja Dibunuh Pamannya, Ibu Korban Kira Anaknya Tewas karena Jatuh saat Kebakaran

Megapolitan
Tingkat Kebocoran di Jakarta Masih Tinggi, PAM Jaya Ganti Pipa Air di 6 Wilayah

Tingkat Kebocoran di Jakarta Masih Tinggi, PAM Jaya Ganti Pipa Air di 6 Wilayah

Megapolitan
Kronologi Paman Bunuh Keponakan di Tanjung Priok, Pelaku Hantam Korban Pakai Meja Usai Ketahuan Ambil Ponsel

Kronologi Paman Bunuh Keponakan di Tanjung Priok, Pelaku Hantam Korban Pakai Meja Usai Ketahuan Ambil Ponsel

Megapolitan
Gagalkan Aksi Begal di Bekasi, Anggota Paspampres Terluka karena Ditabrak Pelaku

Gagalkan Aksi Begal di Bekasi, Anggota Paspampres Terluka karena Ditabrak Pelaku

Megapolitan
Hakim Nyatakan Penyitaan Akun Instagram, Email, dan Ponsel Aiman Witjaksono Sesuai Prosedur

Hakim Nyatakan Penyitaan Akun Instagram, Email, dan Ponsel Aiman Witjaksono Sesuai Prosedur

Megapolitan
Usai Bertemu Perwakilan Bawaslu, Massa Aksi: Kita Harus Dukung Mereka Sebagai 'Civil Society'

Usai Bertemu Perwakilan Bawaslu, Massa Aksi: Kita Harus Dukung Mereka Sebagai "Civil Society"

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Gerak Cepat Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Ramadhan

Pemprov DKI Diminta Gerak Cepat Stabilkan Harga Bahan Pokok Sebelum Ramadhan

Megapolitan
Universitas Pancasila Tunjuk Plt Usai Nonaktifkan Rektor akibat Kasus Pelecehan Seksual

Universitas Pancasila Tunjuk Plt Usai Nonaktifkan Rektor akibat Kasus Pelecehan Seksual

Megapolitan
Polisi Telah Periksa Pihak Binus School Serpong Terkait Kasus Perundungan 'Geng Tai'

Polisi Telah Periksa Pihak Binus School Serpong Terkait Kasus Perundungan "Geng Tai"

Megapolitan
Hakim: Surat Penyitaan HP Aiman yang Ditandatangani Wakil Ketua PN Tetap Sah

Hakim: Surat Penyitaan HP Aiman yang Ditandatangani Wakil Ketua PN Tetap Sah

Megapolitan
Hendak Tembak Temannya, Mantan Suami Artis di Jatinegara Gedor Pintu Kantor Korban sampai Hancur

Hendak Tembak Temannya, Mantan Suami Artis di Jatinegara Gedor Pintu Kantor Korban sampai Hancur

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com