Kompas.com - 10/02/2017, 11:44 WIB
Calon wakil gubernur DKI Sylviana Murni melakukan kampanye di wilayah RW 06 Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Jumat (10/2/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusCalon wakil gubernur DKI Sylviana Murni melakukan kampanye di wilayah RW 06 Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Jumat (10/2/2017)
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sylviana Murni, punya rencana kegiatan saat masa tenang kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 berlangsung.

Sylvi mengaku akan memanfaatkan waktu tiga hari masa tenang dengan mengunjungi keluarganya. 

"Masa tenang kan kita enggak boleh kampanye, ya paling mampir ke rumah saudara-saudara saya yang selama ini belum sempat saya kunjungi," kata Sylvi disela kampanye di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (10/2/2017).

(Baca juga: Cara Tim Pemenangan Anies-Sandi Isi Masa Tenang)

Untuk aktivitas di media sosial, Sylvi juga mengatakan, akan menghindari kegiatan yang mengarah pada kampanye karena bisa melanggar aturan.

"Mungkin kalau posting dalam kaitan kampanye, itu kita salah, tetapi barang kali saya lebih bagaimana saya aktivitas-aktivitas yang tidak mengarah ke kampanye," ujar Sylvi.

Ia akan mengandalkan doa saat ditanya bagaimana cara dia mempertahankan elektabilitas pada masa tenang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sudah berupaya, manjadda wajada, sudah sangat serius kita menyapa, senyum, salam, sadah banyak kita lakukan. Sekarang tinggal berdoa," ujar Sylvi.

(Baca juga: Agus Berencana Umrah Saat Masa Tenang Pilkada DKI)

Kompas TV Sylviana Diperiksa sebagai Saksi Korupsi Masjid Al Fauz
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Lebat, Plafon RS Kartika Pulomas Ambruk

Hujan Lebat, Plafon RS Kartika Pulomas Ambruk

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, Holywings Tebet Didenda Rp 50 Juta dan Ditutup Sepekan

Langgar Aturan PPKM, Holywings Tebet Didenda Rp 50 Juta dan Ditutup Sepekan

Megapolitan
Murid SD Usia 12 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Mulai Divaksinasi Covid-19, Ini Jadwal dan Lokasinya

Murid SD Usia 12 Tahun ke Atas di Kota Tangerang Mulai Divaksinasi Covid-19, Ini Jadwal dan Lokasinya

Megapolitan
Polisi Ringkus Komplotan Bajing Loncat yang Beraksi di Kawasan Rawan di Cakung

Polisi Ringkus Komplotan Bajing Loncat yang Beraksi di Kawasan Rawan di Cakung

Megapolitan
Sedang Dipanaskan, Mobil Sedan Terbakar di Perumahan Sunter Garden

Sedang Dipanaskan, Mobil Sedan Terbakar di Perumahan Sunter Garden

Megapolitan
Sidang Perdana Kasus Unlawfull Killing, Dakwaan untuk Dua Terdakwa Dibacakan

Sidang Perdana Kasus Unlawfull Killing, Dakwaan untuk Dua Terdakwa Dibacakan

Megapolitan
6 Duta Besar dari Uni Eropa Tanam Pohon di Taman Wisata Mangrove Angke

6 Duta Besar dari Uni Eropa Tanam Pohon di Taman Wisata Mangrove Angke

Megapolitan
Bakal Ikuti PTM Terbatas, Murid SD Berusia 12 Tahun di Kota Tangerang Divaksinasi Covid-19

Bakal Ikuti PTM Terbatas, Murid SD Berusia 12 Tahun di Kota Tangerang Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Kejar 4 Pengeroyok yang Sebabkan Seorang Pria Tewas di Lokalisasi Gunung Antang

Polisi Kejar 4 Pengeroyok yang Sebabkan Seorang Pria Tewas di Lokalisasi Gunung Antang

Megapolitan
Pria Tewas di Lokalisasi Gunung Antang, Polisi: Habis Main Tak Mau Bayar lalu Dikeroyok

Pria Tewas di Lokalisasi Gunung Antang, Polisi: Habis Main Tak Mau Bayar lalu Dikeroyok

Megapolitan
Mengenal Mustafa Kemal Ataturk, Namanya Akan Digunakan di Jalan Jakarta tapi Diprotes MUI dan PKS

Mengenal Mustafa Kemal Ataturk, Namanya Akan Digunakan di Jalan Jakarta tapi Diprotes MUI dan PKS

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari di Kemayoran

Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari di Kemayoran

Megapolitan
Kontroversi Penggunaan Nama Mustafa Kemal Ataturk di Jalan Jakarta, Disebut Diktator

Kontroversi Penggunaan Nama Mustafa Kemal Ataturk di Jalan Jakarta, Disebut Diktator

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Capai 50,2 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Capai 50,2 Persen dari Target

Megapolitan
75 Polisi Disiagakan untuk Tilang Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta

75 Polisi Disiagakan untuk Tilang Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.