Kompas.com - 10/02/2017, 21:53 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Keributan sempat terjadi di auditorium Birawa Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017), saat debat ketiga cagub dan cawagub DKI sedang berlangsung. Keributan tersebut tepatnya terjadi di salah satu pintu masuk auditorium.

Salah seorang pria mengenakan pakaian bertuliskan Agus-Sylvi memarahi panitia yang ada di sana.

"Masa, mau keluar dilarang! Jangan main-main! Dikira anak kecil," ujar pria tersebut.

"Jangan dilarang, dong. Masa kamu sembarangan masuk, kami enggak bisa (keluar), KPU gila ini," kata pria tersebut.

Pria itu ditenangkan polisi dan anggota panitia dari KPU DKI. Dia diantarkan untuk kembali duduk di kursinya.

Salah seorang anggota panitia dari KPU menjelaskan bahwa pria tersebut ingin keluar ruangan. Namun, panitia melarangnya karena hal itu bisa mengganggu jalannya debat.

"Yang di luar itu sudah penuh, begitu pintu ini dibuka, pasti yang di luar langsung masuk. Makanya tadi bapak itu tidak diperbolehkan keluar," ujar panitia.

"Sebelumnya kan masing-masing sudah sepakat harus bisa mengendalikan pendukungnya. Sekarang semua pintu tidak bisa dibuka, harus tunggu debat selesai," kata panitia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.