Kompas.com - 02/03/2017, 15:44 WIB
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/9/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/9/2016).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti mengatakan, pada Rabu (1/3/2017), pihaknya telah menerima laporan dari tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat tentang spanduk bernada provokatif.

Tim Basuki-Djarot melaporkan spanduk larangan menshalatkan jenazah pendukung dan penista agama di salah satu masjid di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Laporan ini soal spanduk yang diduga provokatif. Kami akan kroscek dulu atas laporan tersebut," kata Mimah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/3/2017).

Laporan tersebut disampaikan oleh anggota tim advokasi dan hukum Basuki-Djarot, Muhammad Hafidh Rahmawan. Dalam laporan itu, peristiwa yang ditulis adalah adanya spanduk tentang penolakan menshalatkan jenazah pendukung dan pembela penista agama di Masjid Al-Jihad, Jalan BB 9A Karet Setiabudi, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi.

Penista agama yang dimaksud di sini dimaknai sebagai terdakwa kasus dugaan penodaan agama, yaitu Basuki. Meski begitu, pelapor tidak menyertakan nama terlapor dalam laporan itu.

Menurut Mimah, tidak ada nama terlapor membuat syarat administrasi laporan dugaan pelanggaran dalam Pilkada 2017 belum terpenuhi.

"Tentu saja syarat administrasi belum terpenuhi. Tapi kami tetap akan kroscek dulu," kata  Mimah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

154 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta Hari Ini, Kasus Fatal Tak Kunjung Turun

Megapolitan
Jumlah Penumpang Bus Transjakarta Turun Drastis Sejak Pandemi, Dulu 1 Juta Kini 150.000 Per Hari

Jumlah Penumpang Bus Transjakarta Turun Drastis Sejak Pandemi, Dulu 1 Juta Kini 150.000 Per Hari

Megapolitan
Presiden Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus, Wagub DKI Jakarta: Kami Mendukung

Presiden Perpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus, Wagub DKI Jakarta: Kami Mendukung

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun di Tol Karang Tengah-Jakarta, Salah Satu Korbannya Kadispora Kota Tangerang

Kecelakaan Beruntun di Tol Karang Tengah-Jakarta, Salah Satu Korbannya Kadispora Kota Tangerang

Megapolitan
Penumpang Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Turun 60 Persen Selama PPKM Darurat dan Level 4

Penumpang Kereta Jarak Jauh dari Jakarta Turun 60 Persen Selama PPKM Darurat dan Level 4

Megapolitan
Setelah Beraksi Ratusan Kali Selama 9 Tahun, Pencuri Motor Ini Akhirnya Ditangkap

Setelah Beraksi Ratusan Kali Selama 9 Tahun, Pencuri Motor Ini Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, F-PAN Minta Anies Tuntaskan Program Rumah DP Rp 0

Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, F-PAN Minta Anies Tuntaskan Program Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Efek PPKM Level 4, BOR di Kabupaten Bekasi Turun Signifikan

Efek PPKM Level 4, BOR di Kabupaten Bekasi Turun Signifikan

Megapolitan
Permintaan Peti Mati yang Tak Kunjung Henti

Permintaan Peti Mati yang Tak Kunjung Henti

Megapolitan
Pengelola GBK Akan Tindak Satpamnya yang Pukul Mahasiswa

Pengelola GBK Akan Tindak Satpamnya yang Pukul Mahasiswa

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Terus Menurun, Kini Ada 97 Orang yang Dirawat

Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Terus Menurun, Kini Ada 97 Orang yang Dirawat

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: Jakarta Tambah 1.410 Kasus Covid-19

UPDATE 2 Agustus: Jakarta Tambah 1.410 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Megapolitan
Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X