Kompas.com - 22/03/2017, 17:49 WIB
Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendatangi kediaman KH Salahudin Wahid atau Gus Sholah ditemani adik Menteri Agama, Adib Saifuddin, di Jalan Bangka, Rabu (22/3/2017). KOMPAS.com/JESSI CARINA Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendatangi kediaman KH Salahudin Wahid atau Gus Sholah ditemani adik Menteri Agama, Adib Saifuddin, di Jalan Bangka, Rabu (22/3/2017).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyambangi kediaman KH Salahudin Wahid atau Gus Sholah di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, Rabu (22/3/2017).

Begitu tiba, Djarot disambut oleh kakak Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, yakni Adib Saifuddin. Djarot dan Adib berpelukan dan saling cipika-cipiki. Setelah itu, Adib mengantar Djarot masuk ke dalam rumah.

Di dalam rumah, Gus Sholah yang mengenakan sarung, baju koko putih, dan peci itu sudah menunggu kedatangan Djarot. Mereka bertiga kemudian duduk di ruang tamu dan mulai berbincang-bincang. Pertemuan antara mereka bertiga berlangsung tertutup.

 

Baca: Djarot Diundang Bertemu Gus Sholah Sore Ini

Sebelumnya, Djarot mengatakan dia diundang melalui anak Gus Sholah, Iqbal Billy.

"Mas Billy dengan saya itu kenal baik, beliau kasih info bahwa Gus Sholah ada di rumah ya sekaligus ngundang," ujar Djarot.

Djarot mengatakan, dia dulu pernah menyinggung akan menggunakan nama KH Hasyim Ashari sebagai nama masjid raya DKI Jakarta. Pertemuan dengan Gus Sholah sore ini akan digunakan Djarot untuk meminta izin soal itu.

"Beliau kan salah satu cucunya. Maka perlu sowan, minta doa restu, minta izin. Ini tujuan utamanya. Sekaligus silaturahim menyambung ketika saya sowan ke Pesantren Tebu Ireng," ujar Djarot.

Baca: Anies-Sandiaga Sowan ke Gus Sholah 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Terisi 45 Persen dari 3.900, Belum Kapasitas Maksimal

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Terisi 45 Persen dari 3.900, Belum Kapasitas Maksimal

Megapolitan
Saat Lahan Bintaro Xchange Digugat oleh Warga yang Mengaku Ahli Waris

Saat Lahan Bintaro Xchange Digugat oleh Warga yang Mengaku Ahli Waris

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Capai 98,3 Persen

UPDATE 27 Januari: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Capai 98,3 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Tambah 425 Kasus di Kota Tangerang, 1.774 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Tambah 425 Kasus di Kota Tangerang, 1.774 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Ini Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok yang Bikin Oknum TNI Diseret ke Pengadilan Militer

Ini Kasus Penyekapan Pengusaha di Depok yang Bikin Oknum TNI Diseret ke Pengadilan Militer

Megapolitan
Akhir Pelarian Pemuda yang Bunuh Temannya di Bekasi karena Tak Diajak Cari Kerja

Akhir Pelarian Pemuda yang Bunuh Temannya di Bekasi karena Tak Diajak Cari Kerja

Megapolitan
3 Ruko di Pasar Cengkareng Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 Miliar

3 Ruko di Pasar Cengkareng Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
Praktik Pungli di Pasar Lama Tangerang Terungkap, Berdalih Uang Keamanan

Praktik Pungli di Pasar Lama Tangerang Terungkap, Berdalih Uang Keamanan

Megapolitan
Polisi Dalami Keterkaitan 2 Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK 2

Polisi Dalami Keterkaitan 2 Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek di PIK 2

Megapolitan
Kasus Covid-19 Makin Parah, Mengapa Jakarta Masih Terapkan PPKM Level 2?

Kasus Covid-19 Makin Parah, Mengapa Jakarta Masih Terapkan PPKM Level 2?

Megapolitan
Sampah Dibuang di Perbatasan Jaksel, Sudin LH: Sudah Diangkut, Ada Lagi

Sampah Dibuang di Perbatasan Jaksel, Sudin LH: Sudah Diangkut, Ada Lagi

Megapolitan
Dinkes DKI: 458.527 Orang Sudah Divaksinasi Booster di Jakarta

Dinkes DKI: 458.527 Orang Sudah Divaksinasi Booster di Jakarta

Megapolitan
Didemo Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange, PT Jaya Real Property: Mal Dibangun Sah secara Hukum

Didemo Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange, PT Jaya Real Property: Mal Dibangun Sah secara Hukum

Megapolitan
Oknum TNI yang Sekap Pengusaha di Depok Jalani Sidang Militer, Didakwa Pasal Berlapis

Oknum TNI yang Sekap Pengusaha di Depok Jalani Sidang Militer, Didakwa Pasal Berlapis

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Mengapa Dinkes DKI Anggap Sekolah Tatap Muka Masih Aman?

Kasus Covid-19 Melonjak, Mengapa Dinkes DKI Anggap Sekolah Tatap Muka Masih Aman?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.