Gatot Brajamusti Segera Disidang, Berkas 3 Perkaranya Rampung

Kompas.com - 27/04/2017, 14:04 WIB
Gatot Brajamusti usai jalani sidang vonis, Kamis (20/4/2017) KOMPAS.com/KARNIA SEPTIAGatot Brajamusti usai jalani sidang vonis, Kamis (20/4/2017)
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkas tiga perkara yang melibatkan mantan ketua Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti telah dirampungkan penyidik Polda Metro Jaya pada Rabu (26/4/2017) kemarin. Tiga perkara yang dimaksud adalah kepemilikan senjata api, pelecehan anak di bawah umur, dan kepemilikan satwa langka ilegal.

"Tiga-tiganya sudah P21 (dinyatakan lengkap)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis.

Argo menjelaskan, total perkara yang menjerat Gatot dan ditangani Polda Metro Jaya ada tiga. Berkas perkara kasus kepemilikan satwa langka ilegal sebelumnya sudah dirampungkan atau dinyatakan lengkap oleh penyidik. Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mempersiapkan persidangan bagi Gatot.

Lihat juga: Kuasa Hukum Ingin Gatot Brajamusti Segera Disidangkan di Jakarta

Sampai saat ini, Gatot masih ditahan di rutan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami juga akan koordinasikan mengenai perpindahan yang bersangkutan ke sini (Jakarta) dari NTB," kata Argo.

Pada Kamis pekan lalu, majelis hakim Pengadilan Negeri Mataram, NTB, memutus Gatot selaku terdakwa kasus kepemilikan narkoba dengan hukuman penjara delapan tahun dan denda Rp 1 miliar. Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut Gatot dengan hukuman 13 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Baca juga: Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Bui dan Denda Rp 1 Miliar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 3 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 307 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 3 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 307 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Megapolitan
Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Megapolitan
Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Megapolitan
Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Megapolitan
UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X