Hingga 2016, Tren Pertambahan Jumlah Penduduk Terus Terjadi di Jakarta

Kompas.com - 07/06/2017, 12:51 WIB
KOMPAS/HERU SRI KUMORO Kendaraan terjebak macet di Jalan Dewi Sartika, Depok, Rabu (26/4). Kemacetan lalu lintas menjadi salah satu masalah serius yang dihadapi Kota Depok pada usianya ke-18. Kepadatan lalu lintas tersebut imbas dari tumbuhnya permukiman, penduduk, dan kendaraan bermotor yang cukup pesat di kota ini.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peningkatan jumlah penduduk di Jakarta terus terjadi. Hal itu terlihat dari data pertambahan jumlah penduduk yang didapatkan Kompas.com dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Edison Sianturi mengatakan, anggapan untuk bisa mendapatkan lapangan pekerjaan yang lebih mudah menjadi salah satu pemicu mengapa banyak masyarakat daerah berbondong-bondong datang ke Ibu Kota.

"Jakarta Ibu Kota, pusat pemerintahan dan pusat berbagai kegiatan seperti perekonomian. Pasti mereka berharap mudah mendapat lapangan pekerjaan. Di mana ada gula di situ banyak semut," ujar Edison saat dihubungi Kompas.com, Rabu (7/6/2017).

Dari data tersebut, terlihat peningkatan jumlah penduduk di Jakarta terus terjadi sejak 2012 hingga 2016. Pada 2012 jumlah penduduk di Jakarta tercatat sebanyak 9,7 juta penduduk.

Pada 2013 jumlah ini meningkat menjadi 9,8 juta penduduk atau naik 2,32 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca: Pendatang Baru di Jakarta Akan Dikenakan Uang Jaminan

Tren kenaikan jumlah penduduk terus terjadi pada 2014, di tahun ini jumlah penduduk mencapai 10 juta penduduk atau naik 0,27 persen dibanding 2013.

Begitu juga pada 2015, terjadi kenaikan jumlah penduduk menjadi 10,1 juta atau naik 1,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada 2016, angka jumlah penduduk naik sebesar 1,1 persen atau menjadi 10,3 juta penduduk.


EditorFidel Ali

Terkini Lainnya


Close Ads X