Pemprov Sediakan Rusun bagi Penghuni Kolong Tol Kalijodo Ber-KTP DKI

Kompas.com - 14/06/2017, 10:29 WIB
Pemkot Jakarta Utara bekerjasama dengan petugas kepolisian dan TNI melakukan pembongkaran bangunan semi permanen yang berada di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo. Sebanyak 1.600 petugas gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut, Rabu (14/6/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaPemkot Jakarta Utara bekerjasama dengan petugas kepolisian dan TNI melakukan pembongkaran bangunan semi permanen yang berada di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo. Sebanyak 1.600 petugas gabungan dikerahkan dalam kegiatan tersebut, Rabu (14/6/2017)
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Camat Penjaringan M Andri mengatakan, pihaknya menyediakan Rusun Marunda bagi warga kolong tol dekat RPTRA Kalijodo yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Pada Rabu (14/6/2017), bangunan semipermanen di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo ditertibkan.

(Baca juga: Polisi: Kolong Tol Kalijodo Dijadikan Tempat Prostitusi Terselubung)

Andri mengatakan, syarat untuk mendapatkan rusun ialah memiliki sertifikat lahan serta ber-KTP DKI.

Namun, hal itu akan dikecualikan terhadap warga ber-KTP DKI yang mendiami kolong tol tersebut.

"Dulu sih syaratnya dia punya rumah. Kalau enggak ya enggak bisa. Tapi ya kalau untuk mereka akan diusahakan di Marunda," ujar Andri saat ditemui di kolong tol dekat RPTRA Kalijodo, Rabu (14/6/2017).

Dari catatan pihak kecamatan, ada 150 kepala keluarga (KK) yang mendiami kawasan kolong tol itu.

Namun, berdasarkan pendataan hingga siang ini, baru 2 KK yang terdaftar ber-KTP DKI Jakarta.

(Baca juga: Warga Bongkar Sendiri Bedeng Mereka di Kolong Tol Kalijodo)

Pada Rabu pagi, petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan satpol PP membongkar bangunan semipermanen di kolong tol Kalijodo.

Ratusan bedeng yang dijadikan tempat tinggal dan tempat hiburan di sana telah diratakan dengan tanah. Kawasan tersebut juga disebut dijadikan kawasan prostitusi terselubung.

Kompas TV Bangunan Liar Kembali Menjamur di Kalijodo
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Megapolitan
Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Megapolitan
Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Megapolitan
Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Megapolitan
Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Megapolitan
Kasus Penyalagunaan Narkoba Ardhito Pramono: Direhabilitasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Kasus Penyalagunaan Narkoba Ardhito Pramono: Direhabilitasi tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

Megapolitan
Bertemu Relawan Pendukung di Makasar, Anies Bicara soal Waktu Deklarasi Capres

Bertemu Relawan Pendukung di Makasar, Anies Bicara soal Waktu Deklarasi Capres

Megapolitan
Kasus Omicron Bertambah, Pemkot Tangerang Akan Sesuaikan Aturan WFH dan PTM

Kasus Omicron Bertambah, Pemkot Tangerang Akan Sesuaikan Aturan WFH dan PTM

Megapolitan
Mobil Terjun Ke Parit di Tangerang, Pengemudi dan Anaknya Selamat

Mobil Terjun Ke Parit di Tangerang, Pengemudi dan Anaknya Selamat

Megapolitan
Demi Bayar Utang Rp 1 Miliar, Ibu Hamil Rela Jual Ginjal

Demi Bayar Utang Rp 1 Miliar, Ibu Hamil Rela Jual Ginjal

Megapolitan
Balas Pantun Anies dan Giring PSI: dari Sirkuit Formula E hingga Sindiran 'Kurang Kerjaan'

Balas Pantun Anies dan Giring PSI: dari Sirkuit Formula E hingga Sindiran "Kurang Kerjaan"

Megapolitan
Pelintasan Rel Stasiun Pondok Cina Melengkung, Warga: Enggak Kelihatan Kereta Datang

Pelintasan Rel Stasiun Pondok Cina Melengkung, Warga: Enggak Kelihatan Kereta Datang

Megapolitan
Situasi Jakarta Makin Gawat: Omicron Tembus 1.000 Kasus, Pasien Wisma Atlet Terus Melonjak

Situasi Jakarta Makin Gawat: Omicron Tembus 1.000 Kasus, Pasien Wisma Atlet Terus Melonjak

Megapolitan
18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

18.000 Nasi Bungkus Dibagikan ke Warga Terdampak Banjir di Jakbar Selama 4 Hari

Megapolitan
Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Distamhut, Ini Respons Wagub Riza

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.