Kompas.com - 18/07/2017, 10:26 WIB
|
EditorDian Maharani

BEKASI, KOMPAS.com – Deputi GM Traffic Management Jasa Marga Jakarta-Cikampek, Cece Kosasih mengatakan kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek disebabkan karena ada pengerjaan beberapa proyek.

“Jadi gini memang saat ini kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek mengalami kepadatan yang luar biasa, ini diakibatkan karena proyek yang ada di Jakarta-Cikampek,” ujar Cece saat ditemui di Sentra Komunikasi Tol Jakarta-Cikampek, Senin (17/7/2017).

Ia menjelaskan beberapa proyek yang sudah dikerjakan antara lain proyek LRT, pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) yang membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat, dan proyek Jakarta-Cikampek sendiri.

Untuk pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), kata Cece saat ini sudah dilakukan dan di beberapa titik sudah menggunakan lajur 4 atau di tengah tol.

“Jakarta-Cikampek Elevated mulai dari KM 9+500 sampai dengan KM 47 atau Karawang Barat, itu sekitar 36, 8 kilometer. Sekarang yang mulai bekerja itu ada spot-spotnya dimulai dari KM 11 dan KM 25, yang sudah mulai konstruksi di tengah di KM 25,” kata Cece.

Baca: Ada Proyek, Pengendara Diminta Berhati-hati di Tol Jakarta-Cikampek

Menurut Cece, pekerjaan tersebut mengandung konsekuensi logis, sehingga membuat jalan tol menjadi lebih padat.

“Jangankan ada pekerjaan, tidak ada pekerjaan pun setiap harinya kan padat luar biasa. Rencananya proyek ini selesai di tahun 2019, kemungkinan dua kali lebaran lagi akan seperti ini,” tambah Cece.

Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), menurut Cece harus segera dilakukan, sebab diprakirakan dua tahun kedepan, kepadatan di jalan akan lebih dibandingkan tahun ini.

Cece menegaskan pembangunan-pembangunan ini adalah salah satu antisipasi untuk mengurai kepadatan yang akan terjadi di dua tahun mendatang.

Baca: Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek, Perhatikan Jalur Alternatif Ini

Kompas TV Satu hari setelah Hari Raya Idul Fitri, Tol Jakarta - Cikampek terpantau padat merayap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tegur Baim Wong, Kompolnas: Laporan ke Polisi Bukan untuk Lucu-lucuan

Tegur Baim Wong, Kompolnas: Laporan ke Polisi Bukan untuk Lucu-lucuan

Megapolitan
Ingatkan Pelajar Tertib Lalu Lintas Saat Operasi Zebra, Polisi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Ingatkan Pelajar Tertib Lalu Lintas Saat Operasi Zebra, Polisi: Angka Kecelakaan Masih Tinggi

Megapolitan
Baim Wong-Paula 'Nge-prank' Polisi, Pengamat: Wibawa Polri Tak Boleh Diinjak-injak dan Dipermainkan

Baim Wong-Paula "Nge-prank" Polisi, Pengamat: Wibawa Polri Tak Boleh Diinjak-injak dan Dipermainkan

Megapolitan
Polisi Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar

Polisi Olah TKP Kasus KDRT di Rumah Lesti Kejora dan Rizky Billar

Megapolitan
Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Terkait Dugaan KDRT pada 6 Oktober 2022

Megapolitan
Dukung Sekolah Berkonsep 'Net Zero Carbon', KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Dukung Sekolah Berkonsep "Net Zero Carbon", KPAI: 27,4 Persen Penduduk Duduk di Bangku Pendidikan

Megapolitan
Bikin 'Prank' Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Bikin "Prank" Laporan KDRT ke Polisi, Baim Wong: Kirain Enggak Kenapa-kenapa

Megapolitan
Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Remaja Tenggelam di Situ Pakeling Depok, Diduga Tak Kuat Berenang

Megapolitan
Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Aktivis Perempuan Berharap Guyonan Baim dan Paula soal KDRT Tidak Jadi Kenyataan

Megapolitan
Bakal Direlokasi karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Bakal Direlokasi karena Bikin Macet, 75 Persen PKL di Depan Pasar Ciracas Menolak Pindah ke Lokasi Binaan

Megapolitan
'Nge-prank' Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

"Nge-prank" Polisi dengan Laporan KDRT Palsu, Baim Wong Beralasan Kenal Petugas Polsek Kebayoran Lama

Megapolitan
11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

11 Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari Bekasi untuk Disidang

Megapolitan
Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena 'Prank' Polisi soal KDRT…

Saat Baim Wong dan Paula Terancam Dipidana karena "Prank" Polisi soal KDRT…

Megapolitan
'Nge-Prank' Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

"Nge-Prank" Polisi dan Tidak Berempati, Baim Wong dan Paula Didesak Minta Maaf ke Korban KDRT

Megapolitan
Bikin Konten 'Prank' KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Bikin Konten "Prank" KDRT, Baim Wong dan Paula Menyesal dan Minta Maaf ke Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.