Julianto Berharap Hukuman terhadap Sugiarti Bisa Timbulkan Efek Jera

Kompas.com - 01/08/2017, 16:28 WIB
Julianto Sudrajat, korban order fiktif melalui ojek online Go-Food yang dilakukan Sugiarti, mendatangi Mapolres Jakarta Timur, Selasa (1/8/2017) Kompas.com/David Oliver PurbaJulianto Sudrajat, korban order fiktif melalui ojek online Go-Food yang dilakukan Sugiarti, mendatangi Mapolres Jakarta Timur, Selasa (1/8/2017)
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Julianto Sudrajat, korban order fiktif melalui ojek online, Go-Food, berharap agar Sugiarti, pelaku pemesan Go-Food fiktif yang merugikannya dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Saat ditemui di Mapolres Jakarta Timur, Selasa (1/8/2017), Julianto menilai Sugiarti perlu dihukum agar jera.

(Baca juga: Pelaku Order Fiktif Go-Food Pernah Minta Korbannya untuk Menikahinya)

Julianto mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, dirinya bukan korban pertama.

Ada korban order fiktif lainnya bernama Davi yang merupakan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) yang berasal dari Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Latar belakanya sama seperti Julianto, yaitu masalah asmara. Saat ini, Sugiarti ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik.

"Sekarang memang semua masih proses. Kata polisi kena UU ITE. Harapan saya biar enggak ada lagi korban," ujar Julianto.

(Baca juga: Sugiarti, Pelaku Order Fiktif Go-Food Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik)

Sugiarti memesan order fiktif melalui ojek online Go-Food dibantu dua keponakannya berinsial FH dan R. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi.

Akibat order fiktif itu, Julianto harus membayar pesanan yang dialamatkan kepadanya dengan nilai jutaan rupiah. Kesal dengan apa yang dialami, Julianto melaporkan kejadian itu ke polisi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Tak Ada Syarat Rapit Test untuk Peserta UTBK SBMPTN 2020 di UI

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Wali Kota Tangerang Minta Mal Patuhi Penerapan 50 Persen Kapasitas

Megapolitan
Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Ikut UTBK SBMPTN 2020 di UI, Peserta Datang Dua Jam Sebelum Ujian

Megapolitan
ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

ASN DKI Jakarta Berusia di Bawah 50 Tahun Ditugaskan Pantau Pasar

Megapolitan
Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan, Angkasa Pura II Optimalkan Slot Time hingga 30 Persen

Megapolitan
Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Suami Bacok Istri di Bekasi, Diduga Karena Cemburu

Megapolitan
Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Polisi Tak Keluarkan STTP Kegiatan Apel Siaga Ganyang Komunis

Megapolitan
Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 5 Juli 2020, Berpotensi Hujan Ringan

Megapolitan
CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

CFD Tetap Digelar di 32 Titik di Jakarta, Ini Rinciannya.....

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 4 Juli: Bertambah 2 Kasus, Total Ada 417 Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Perpanjang PSBB, Benyamin Sebut Banyak Warga Tangsel yang Minta Kelonggaran Resepsi Pernikahan

Megapolitan
PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X