Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Calon Jamaah Pertanyakan Lambannya Proses Hukum terhadap Bos KRK

Kompas.com - 07/09/2017, 15:51 WIB
Lila Wisna Putri

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon jemaah umroh menyayangkan sikap Ali Zainal Abidin, pemilik travel Kafilah Rindu Kabah (KRK) yang telah berulang kali mengingkari janji.

Mereka kecewa karena Ali sudah berulang kali berjanji untuk mengembalikan uang yang sudah disetorkan.

Namun, hingga dua tahun berselang janji itu tak kunjung terlaksana. Sehingga para calon jemaah dan beberapa agen sudah tak berharap uang mereka kembali.

"Ini jelas udah kami ditipu, kemungkinan kecil sekali uang kembali. Dia mengulur waktu terus. Sekarang yang penting dia ditindak secara hukum," tutur Yati, salah seorang agen penyalur yang mengikuti aksi damai di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Kamis (7/9/2017).

Baca: Calon Jamaah Umroh Travel KRK Kembali Tagih Janji Pemilik Travel

Sejumlah calon jemaah mempertanyakan lambannya proses hukum terhadap kasus dugaan penggelapan dana oleh KRK ini.

Padahal Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) telah diterbitkan Bareskrim Polri sejak September 2016.

Ali Zainal Abidin bahkan telah dinyatakan sebagai tersangka tetapi hingga kini belum ada tindak lanjut dari kepolisian.

"Kenapa kok sudah dari tahun lalu lapor dan sudah proses sampai jadi tersangka, dia masih saja bebas hingga sekarang, apakah dia kebal hukum?" ujar Yati.

Saat ditemui di kediamannya, Ali mengatakan dirinya tidak bersembunyi dan siap bertanggungjawab secara hukum terkait masalah ini.

"Polisi pun tahu saya akan selesaikan, mereka tahu saya ada, ditemui bisa," tutur Ali.

Calon jamaah berharap proses hukum terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang oleh pemilik travel KFK dapat segera berlanjut.

"Ya kalau First Travel udah ditangkap bosnya, diselidiki uang pergi kemana. Kami juga mau kepolisian tindak lanjuti Ali dan aliran dana KRK, biar kami tau uang kami pergi ke mana," tambah Yati mewakili harapan calon jamaah lainnya.

Baca: Tak Diberangkatkan, Puluhan Jemaah Umroh Kafilah Ridu Ka'bah Mengadu ke Bareskrim

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rekayasa Lalin Saat Arus Mudik Bikin Keberangkatan Bus di Terminal Kampung Rambutan Terlambat

Rekayasa Lalin Saat Arus Mudik Bikin Keberangkatan Bus di Terminal Kampung Rambutan Terlambat

Megapolitan
Dishub DKI Jakarta Kempiskan Puluhan Ban Kendaraan yang Parkir Liar di Monas

Dishub DKI Jakarta Kempiskan Puluhan Ban Kendaraan yang Parkir Liar di Monas

Megapolitan
Arus Balik Wisatawan di Pulau Pari Diprediksi Terjadi Sampai Esok Hari

Arus Balik Wisatawan di Pulau Pari Diprediksi Terjadi Sampai Esok Hari

Megapolitan
Tetap Olahraga Meski Tak Ada CFD, Warga: Sudah Sebulan Libur Olahraga karena Puasa

Tetap Olahraga Meski Tak Ada CFD, Warga: Sudah Sebulan Libur Olahraga karena Puasa

Megapolitan
Ancol Tambah Personel 'Lifeguard' dan Pengeras Suara Antisipasi Anak Terpisah dari Orangtua

Ancol Tambah Personel 'Lifeguard' dan Pengeras Suara Antisipasi Anak Terpisah dari Orangtua

Megapolitan
Kronologi Warga Makasar Diserang Gerombolan Pemuda Pakai Celurit Hingga Kabur Lewat Kali

Kronologi Warga Makasar Diserang Gerombolan Pemuda Pakai Celurit Hingga Kabur Lewat Kali

Megapolitan
Pemudik Apresiasi Pelayanan KAI, tapi Komplain soal Sampah Menumpuk di Toilet

Pemudik Apresiasi Pelayanan KAI, tapi Komplain soal Sampah Menumpuk di Toilet

Megapolitan
Bosan Ke Puncak, Warga Bogor ini Pilih Liburan ke Ancol: Rumah Sudah Adem, Mau Cari Pantai

Bosan Ke Puncak, Warga Bogor ini Pilih Liburan ke Ancol: Rumah Sudah Adem, Mau Cari Pantai

Megapolitan
Cerita Samsuri Mudik Naik Kereta dari Indramayu ke Tangerang: Nyaman, Satu Gerbong Kosong

Cerita Samsuri Mudik Naik Kereta dari Indramayu ke Tangerang: Nyaman, Satu Gerbong Kosong

Megapolitan
Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Tabrak Tiang Listrik di Kebagusan Jaksel

Sopir Mengantuk, Sebuah Mobil Tabrak Tiang Listrik di Kebagusan Jaksel

Megapolitan
Tak Tahu CFD Ditiadakan, Warga Tetap Olahraga karena Sudah Datang ke Bundaran HI

Tak Tahu CFD Ditiadakan, Warga Tetap Olahraga karena Sudah Datang ke Bundaran HI

Megapolitan
Jumlah Wisatawan Pulau Seribu Alami Penurunan di Musim Libur Lebaran 2024

Jumlah Wisatawan Pulau Seribu Alami Penurunan di Musim Libur Lebaran 2024

Megapolitan
Lansia Ngaku Diperkosa Ponsel di Jaksel, Diduga Berhalusinasi

Lansia Ngaku Diperkosa Ponsel di Jaksel, Diduga Berhalusinasi

Megapolitan
Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Arus Balik di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Megapolitan
Kondisi Dermaga Clincing Banyak Sampah, Ketua RT: PPSU Cuma Datang 1 Bulan 2 Kali

Kondisi Dermaga Clincing Banyak Sampah, Ketua RT: PPSU Cuma Datang 1 Bulan 2 Kali

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com