PBNU Latih Penceramah di Jakarta Agar Sampaikan Pesan Persatuan

Kompas.com - 09/09/2017, 06:55 WIB
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menandatangani perjanjian kerjasama soal pelatihan ceramah keagamaan bagi dai dan ustad di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (8/9/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIKetua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menandatangani perjanjian kerjasama soal pelatihan ceramah keagamaan bagi dai dan ustad di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (8/9/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengajak Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melatih dai dan ustaz di Jakarta. Djarot ingin para dai dan ustaz di Jakarta menyampaikan pesan persatuan serta perdamaian.

"Kami sengaja kerja sama dengan PBNU untuk bisa mendidik para dai kami, para ustaz kami, supaya benar-benar menjadikan tempat-tempat ibadah, dakwah itu yang benar, yang sesuai dengan Islam yang rahmatan lil alamin, yang membawa rahmat, Islam yang toleran," ujar Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (8/9/2017).

Djarot menyampaikan, kegiatan ini dilakukan karena dirinya tidak ingin aksi radikalisme dan intoleran terjadi di Jakarta atau di wilayah lain di Indonesia.

Sementara itu, Ketua PBNU Said Aqil Siradj mengatakan ada sekitar 1.000 orang yang ikut pelatihan ceramah tersebut.

"Agar dai dan khatib itu betul-betul paham misi Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang moderat, toleran, membangun, bukan merusak, bukan mencaci maki, bukan adu domba, bukan fitnah," kata Said dalam kesempatan yang sama.

(baca: Djarot Sampaikan Pertanggungjawaban sebagai Gubernur DKI 13 September)

Selain melatih para dai dan ustad, kerja sama juga dilakukan untuk melaksanakan program aktualisasi nilai-nilai agama di Masjid Raya KH Hasyim Ashari dan Jakarta Islamic Center.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tinggkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X